Beasiswa Kuliah Gratis di Unissula bagi 1.300 Penghafal Al-Qur’an
NU Online · Ahad, 13 September 2026 | 21:00 WIB
Semarang, NU Online Jateng
Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang mengalokasikan beasiswa bebas biaya kuliah hingga lulus bagi para penghafal Al-Qur’an. Saat ini, sebanyak 1.300 hafidz dan hafidzah dari berbagai daerah di Indonesia tercatat menempuh pendidikan di Unissula melalui program tersebut.
Wakil Rektor I Unissula, Mochamad Abdul Basir, mengatakan keberadaan mahasiswa penghafal Al-Qur’an menjadi nilai lebih bagi kampus, terutama dalam upaya membentuk generasi berkarakter Islami.
“Melalui program beasiswa kuliah gratis kepada para penghafal Al-Qur’an, Unissula memperoleh nilai lebih, terutama dalam upaya mendapatkan dukungan mewujudkan generasi berkarakter Islami,” kata Abdul Basir saat menyampaikan sambutan pada acara Khataman Akbar dan Silaturahmi Ahlul Qur’an se-Jawa Tengah yang digelar Pimpinan Wilayah (PW) Jam’iyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) di Kampus Unissula, Sabtu (12/9/2026).
Menurutnya, mahasiswa yang memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an juga turut memperkuat upaya Unissula dalam membangun peradaban Islami. Karena itu, pihaknya mendorong penguatan kerja sama dengan JQHNU Jateng, khususnya dalam menjaring calon mahasiswa dari kalangan penghafal Al-Qur’an.
“Selain itu hadirnya mahasiswa yang memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an juga akan memperkuat kampus dalam upaya membangun peradaban Islami,” ujarnya.
Abdul Basir menyampaikan terima kasih kepada JQHNU yang telah mempercayakan Unissula sebagai lokasi berkumpulnya ribuan ahlul Qur’an. Dalam kegiatan tersebut, sekitar 5.000 ahlul Qur’an berkumpul dan bersama-sama memanjatkan doa agar pelaksanaan MTQ Nasional XXXI di Semarang berjalan lancar.
Ketua PW JQHNU Jateng, Prof KH Ali Imron Al Hafidz, mengapresiasi kebijakan Unissula yang memberikan beasiswa kuliah gratis hingga lulus bagi para penghafal Al-Qur’an.
Menurutnya, kebijakan tersebut memberikan kesempatan kepada para hafidz dan hafidzah untuk mengembangkan kemampuan akademik sekaligus mempertahankan nilai-nilai Al-Qur’an selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
“Kami optimis para penghafal Al-Qur’an saat menjalani studi di bangku kuliah akan menjadi mahasiswa yang baik. Akhlak dan adab Qur’ani akan terjaga dengan baik, meski kuliahnya tidak di jurusan atau program studi Agama Islam,” jelasnya.
Selengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
Hukum Mengambil Air Masjid untuk Kebutuhan Warga Saat Kekeringan, Bolehkah?
2
KH Miftachul Akhyar: Muktamar Ke-35 Jadi Pelajaran NU untuk Berani Keluar dari Kebiasaan
3
Membaca Ulang Fiqih Pajak: Agenda yang Tersisa dari Muktamar Ke-35 NU
4
Hukum Suami Memanggil Istri dengan Sebutan Mamah atau Ummi
5
Presiden Prabowo Tiba di India untuk Hadiri KTT Ke-18 BRICS
6
GP Ansor Jatim Desak Pemerintah Tertibkan Sound Horeg dan Kecam Penghinaan terhadap Ulama
Terkini
Lihat Semua