MWCNU Pagelaran Pringsewu Sukses Rintis Jihad Sanitasi
NU Online · Sabtu, 31 Oktober 2015 | 04:04 WIB
Pringsewu, NU Online
Dalam rangka mendorong perilaku hidup bersih dan sehat khususnya di daerah Kecamatan Pagelaran, Ketua MWC NU Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu Lampung H. Bahruddin berinisiatif untuk melakukan gerakan cinta kebersihan lingkungan khususnya dibidang sanitasi.<>
Setelah berkomunikasi intens dengan salah satu Lembaga Sosial yang membidangi dunia sanitasi dari Belanda akhirnya tercetuslah sebuah Program Cinta Kebersihan dengan melakukan pendekatan dari sisi kultur dan religi yang kemudian dinamakan dengan Jihad Sanitasi.
Dihubungi via telepon, Jumat (30/10/15) Bahruddin mengatakan bahwa pola hidup masyarakat yang sering buang hajat di sembarang tempat perlu dihilangkan. Karena menurutnya buang hajat sembarangan menimbulkan masalah kesehatan lingkungan dan dapat menyebarnya berbagai macam penyakit.
"Tidak hanya itu saja, dilihat dari sisi agama hal tersebut sudah masuk dalam kategori menimbulkan kerusakan lingkungan," terangnya.
Bahrudin menilai bahwa gerakan mengajak masyarakat untuk tidak merusak lingkungan dengan buang hajat sembarangan bisa dikatakan sebuah bentuk jihad. Hal ini didasarkan bahwa yang dinamakan jihad adalah usaha untuk menuju perbaikan dari kondisi yang kurang atau bahkan tidak baik.
Hal ini diamini oleh Ketua PCNU Kabupaten Pringsewu H. Taufiqurrohman yang sangat mengapresiasi inisiatif dari MWC NU Kecamatan Pagelaran. Taufiq mengatakan, mengubah perilaku memang tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan.
"Budaya hidup sehat khususnya sanitasi seperti buang air besar di tempatnya harus ditanamkan kepada warga khususnya warga NU. Karena jika ada yang BAB sembarangan, itu bukan saja menzhalimi diri sendiri namun bisa orang lain," katanya.
Taufiq menambahkan, mengajak orang untuk berperilaku bersih sama dengan mengajak orang untuk beribadah. "Ini juga termasuk dalam bentuk jihad karena bersifat melawan penyakit, melawan perilaku zalim sekaligus dapat mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat " terangnya menanggapi program Jihad Sanitasi.
Untuk mewujudkan Jihad Sanitasi ini MWC NU Pagelaran bekerjasama dengan PCNU Pringsewu gencar melakukan sosialisasi STBM yaitu Sanitasi Total Berbasis Masyarakat dalam perspektif perilaku Islam. Dengan keberhasilan program ini, Bahruddin mendapat kesempatan untuk memaparkan Konsep Program Jihad sanitasi pada Hari Pengetahuan Konferensi Sanitasi dan Air Minum Nasional (KSAN) 2015 yang akan digelar di Jakarta pada 11 November 2015 mendatang. (Muhammad Faizin/Mukafi Niam)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
3
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
4
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
5
Jelang Muktamar Ke-35 NU, PBNU Bakal Cek Kesiapan Lokasi dan Istighotsah Terbatas di Jombang pada 20 Agustus 2026
6
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
Terkini
Lihat Semua