NU Care-LAZISNU Jember Rutin Santuni Anak Yatim
NU Online · Rabu, 20 Februari 2019 | 06:15 WIB
Jember, NU Online
NU Care-Lazisnu Kabupaten Jember terus berusaha menebar manfaat bagi masyarakat. Salah satunya adalah dengan memberikaan sumbangan kepada anak yatim dan fuqara setiap bulan. Sumbangan tersebut diberikan bersamaan dengan pelaksanaan lailatul Ijtima’ PCNU Jember yang digelar setiap malam Selasa kliwon.
Seperti yang terjadi Senin (18/2) malam, NU Care-Lazisnu Kabupaten Jember mengundang 15 anak ke aula Kantor PCNU Jember saat lailatul ijtima’ digelar untuk mendapatkan sumbagan uang.
“Tidak banyak (nominalnya), yang penting rutin kita berbagi setiap malam Selasa kliwon,” tukas Ketua PC Lazisnu Kabupaten Jember, H Sanusi Muchtar Fadilah kepada NU Online di sela-sela acara.
H Sanusi menambahkan, pihaknya selain melakukan penarikan amal melalui Koin NU, dan membagikannya kepada yang berhak, juga mempunyai program rutin, yaitu memberikan sumbangan kepada anak yatim. Dengan begitu, maka PCNU Jember akan hidup dan bermanfaat bagi masyakat.
“NU Harus bermanfaat bagi warga. Betapapun kecilnya, kami (NU) ingin memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya warga miskin,” jelasnya.
H Sanusi memaparkan, sebagian hasil Koin NU sudah dikembalikan kepada warga melalui MWCNU. Bentuknya mulai dari sumbangan cash, maupun dalam bentuk rehabilitasi rumah layak huni, bahkan sepeda ontel.
“Tergantung yang membutuhkan. Kalau sepeda ontel, itu untuk anak sekolah yang tidak punya kendaraan, sedangkan lokasi sekolahnya jauh dari rumahnya,” ucapnya (Red: Aryudi AR).
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
3
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
4
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
5
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
6
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
Terkini
Lihat Semua