Karanganyar, NU Online
Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Karangpandan Ila Sutarto menilai, di daerahnya saat ini NU memiliki banyak jamaah, namun ternyata dalam struktural masih kekurangan kader yang bisa menggerakkan jamaah.
<>
“Jangankan ganti kepengurusan, untuk mencari pengurus saja masih kesulitan,” ungkapnya Ahad kemarin (19/10).
Untuk menyiasati keadaan itu, kata dia, salah satu MWCNU di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah tersebut, berupaya menstrukturkan jamaah itu dengan membentuk Ranting.
“Setelah semua ranting terbentuk, saat ini MWC Karangpandan sedang giat untuk membangun sistem organisasi yang baik dengan membidik para kader agar mempunyai paradigma berpikir yang kreatif dan inovatif serta tetap didasari dengan pengetahuan ke NU an yang matang.”
Saat ini, kata dia, yang menjadi target bukanlah mencari jamaah sebanyak-banyaknya, namun bagaimana mencari kader yang berkualitas dan berkomitmen terhadap NU.
Untuk mencetak kader NU militan, NU Karangpandan menggelar kajian Aswaja yang meliputi pembekalan berbagai materi, seperti sejarah ideologi, aqidah, manajemen organisasi, materi kebangsaan, dan materi keagamaan yang disesuiakan dengan paradigma sosial yang sedang berkembang di masyarakat.
Kegiatan ini dilaksanakan bergilir dari Ranting ke Ranting, karena memang bertujuan untuk mencetak kader yang militan terutama di masing-masing Ranting. (Ahmad Rosidi/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
2
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
3
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
4
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
5
Khutbah Jumat: Tetap Membaca Al-Qur’an di Tengah Kesibukan Hidup
6
Khutbah Jumat: Mari Tingkatkan Kualitas dari Ibadah Personal Menuju Kepedulian Sosial
Terkini
Lihat Semua