NU Magelang: Ulama Jangan Hanya Jadi Pemadam Kebakaran
NU Online · Selasa, 2 Juni 2015 | 12:01 WIB
Magelang, NU Online
Peran dan partisipasi ulama dalam pemerintahan atau untuk kemajuan kota sangat penting, namun selama ini ulama hanya terkesan mengurusi bidang sosial dan keagamaan saja, tidak diberi ruang untuk terlibat lebih jauh dalam perencanaan pembangunan daerah. Padahal sebenarnya peranan ulama sangat strategis.
<>
"Ulama tidak pernah dilibatkan dalam merencanakan sebuah kebijakan, kalau ada persoalan atau masalah, ulama baru dipanggil untuk mengurai atau menyelesaikanya," kata Rais Syuriyah PCNU Kota Magelang KH Mansur Siradj saat upacara pembukaan Konferensi Cabang (Konfercab) gabungan Fatayat, Muslimat dan PCNU Kota Magelang di lapangan SMK Maarif Kota Magelang, Ahad (31/1).
Ia menambahkan selama ini ulama hanya dilibatkan di Kementerian Agama (Kemenag), Dinas Sosial serta di Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol dan Linmas). “Mestinya, ulama juga harus dilibatkan dalam perencanaan pembangunan kota di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda)," tandasnya.
Karena itu, ia berharap agar para pengambil kebijakan, baik eksekutif dan legislatif, lebih memperhatikan para ulama dalam aspek pengambilan kebijakan ini, "kalau ulama dilibatkan saya optimsis arah pembangunan makin jelas dan bisa lebih baik," tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, Najahan Musyafa' menyampaikan ada 3 pekerjaan Rumah (PR) besar bagi NU ke depan dan ini merupakan mandat dari PBNU, diantaranya; Pertama, urusi pendidikan mayarakat, kedua, bentuk dan kembangkan lembaga ekonomi dengan mendirikan Baitul Mal wa Tamwil (BMT), ketiga, pelayanan sosial dengan mendirikan rumah sakit, klinik, atau rumah bersalin," katanya.
Terkait perhelatan reorganisasi di PCNU Kota Magelang ia berpesan, "carilah pemimpin dan pengurus yang punya kapabilitas dan tak kalah pentingnya harus berintegritas," tandasnya.
Konferensi gabungan ini dihadiri walikota Magelang, Forkompida Kota Magelang, Jajaran Pengurus PWNU Jawa Tengah, PW Muslimat NU, PW Fatayat NU serta seluruh ranting NU, Fatayat, Muslimat se-Kota Magelang. (ahsan fauzi/mukafi niam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
3
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
4
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
5
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
6
Jelang Muktamar Ke-35 NU, PBNU Bakal Cek Kesiapan Lokasi dan Istighotsah Terbatas di Jombang pada 20 Agustus 2026
Terkini
Lihat Semua