Jember, NU Online
Wakil Ketua PCNU Jember, HM Misbahus Salam menegaskan pentingnya MWCNU menyusun program kerja yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, misalnya pemberdayaan ekonomi. Sebab jenis program semacam ini memang ditunggu oleh masyarakat.
“Saya kira MWCNU jangan melulu hanya memikirkan dakwah, tapi juga berusaha agar bagaimana bisa memberdayakan masyarakat, warga NU khususnya,” tukasnya saat memberikan pengarahan dalam Rapat Koordinasi dan Konsolidasi MWCNU Balung di kediaman H Syamsul, Balung, Jember, Jawa Timur, Rabu (24/4).
Menurutnya, pemberdayaan ekonomi dan pendampingan sosial perlu menjadi bagian dari program prioritas NU kedepan. Sebab, hal tersebut bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Diakuinya saat ini kelompok lain mulai menyentuh warga dengan kegiatan ekonomi. Sayangnya, pelakunya adalah mereka yang tidak sejalan dengan NU. Sehingga dikhawatirkan selain memberikan bantuan ekonomi, mereka juga menyusupkan ajarannya di tengah-tengah warga NU.
“Itu harus kita antisipasi. Karena itu, kita harus giatkan pengumpulan dana lewat Koin NU agar kita punya modal untuk ngopeni warga NU. Tapi ngopeni warga jangan diartikan harus selalu dengan uang,” jelasnya.
Selain itu, H Misbah juga mengimbau agar MWCNU memanfaatkan masjid sebagai basis kegiatan. Gunanya, selain meramaikan atau memakmurkan masjid, kegiatan tersebut juga untuk membentengi masjid dari penyusupan kelompok radikal, atau minimal yang tidak sejalan dengan NU. Kenyataannya, mereka cukup gesit dan telaten untuk merebut takmir masjid. Dan jika berhasil pelan-pelan mereka mengubah amalan yang berbau NU
“Kalau masjid kita tempati dengan kegiatan, mereka pun tidak berani masuk,” pungkasnya (Aryudi AR)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
3
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
4
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
5
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
6
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
Terkini
Lihat Semua