PMII Kupang Diimbau Tingkatkan Toleransi Keberagamaan di NTT
NU Online · Jumat, 27 Maret 2015 | 04:09 WIB
Kupang, NU Online
Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) meminta kepada Pengurus Cabang PMII Kupang untuk meningkatkan toleransi umat beragama di tengah masyarakat yang majemuk di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
<>
Imbauan ini disampaikan salah satu pengurus PB PMII Wahyu Satriadi dalam acara pelantikan PC PMII Kupang masa khidmah 2015-2016 di Asrama Haji Kupang, NTT, Kamis (25/3).
Menurutnya, nilai-nilai untuk hidup secara harmonis juga mesti diteruskan kepada generasi-generasi muda di Kota ini. “Peran utama yang perlu dipertahankan adalah mewarisi nilai toleransi,” katanya kepada para aktivis PMII, termasuk ketua baru PC PMII Kupang, Muhammad Akbar.
Wahyu menambahkan, NTT berpenduduk mayoritas Katolik dan Protestan. Dalam melihat ini, PMII berlandas pada prnsip-prinsip Islam Ahlusunah wal Jamaah, yakni bersikap moderat dan menghargai keberagaman.
Dalam kesempatan itu, ketua demisioner Tadjudin M Nur mengaku prihatin prihatin ketidakhadirian Ketua Umum PB PMII Aminudin Ma'ruf dalam pelantikan kali ini. Menurutnya, ini menjadi tolok ukur tentang tingkat perhatian pengurus pusat terhadap daerah yang dianggap minoritas.
“Keinginan kita, jika Ketum PB PMII hadir dalam pelantikan maka dia sendiri menyampaikan sambutan dengan melihat berbagai kondisi di NTT, baik kondisi toleransi umat beragama maupun berbicara daerah kepulauan yang saat ini pemerintah lagi gentol membicarakan tentang kepulauan dan persoalan perdangan manusia yang sebuah masalah besar di daerah ini,” ujarnya. (Ajhar Jowe/Mahbib)
Terpopuler
1
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua