Ragam Gerak Muslimat NU Jepara
NU Online · Ahad, 30 Maret 2014 | 20:11 WIB
Jepara, NU Online
Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU kabupaten Jepara memperingati Harlah ke-68 dengan beragama kegiatan. Puncak kegiatan Sosialisasi Kelompok Usaha Bersama (KUB), Launching dan Display KUB, Khitanan Massal yang dilaksanakan di gedung NU Jepara, Sabtu (29/3).
<>
Hj Asfiyah, Ketua PC Muslimat NU Jepara mengatakan, sebelumnya sudah dilakukan kegiatan Lomba Unjuk Anak dan Kreasi Guru serta Bhakti Sosial Pelayanan KB. Ragam kegiatan tersebut, kata dia, bertujuan untuk menyemarakkan Harlah NU ke-68.
Muslimat NU di usianya ke-68, menurutnya, mengalami pasang surut dalam berorganisasi. Namun demikian, pengabdian untuk bangsa dan negara masih tetap eksis. Ke depan, ia berharap Muslimat harus tetap berdaya dan bermanfaat untuk masyarakat luas.
“Tahun ini kami mengukuhkan 16 KUB. Kelompok usaha itu harapan kami menjadi salah ujung tombak perekonomian dimasing-masing KUB,” tambahnya.
Enam belas PAC dan 215 PR merupakan aset Muslimat yang harus diprioritaskan. Karena itu pihaknya mendorong Muslimat di tingkat bawah untuk memperoleh bantuan dari pemerintah. “Bantuan dan fasilitas dari pemerintah merupakan hak organisasi. Di dalam AD/ART, Muslimat NU boleh mendapat bantuan tidak mengikat. Dari bantuan itu Muslimat wajib mengembangkannya,” tuturnya.
Hadir dalam kesempatan itu, KH Asyhari Syamsuri Ketua PCNU Jepara, H Ahmad Marzuqi Bupati Jepara, Hj Nur Rif’ah Masykur Sekretaris VI PP Muslimat NU dan H Fatchan Subchi Staf khusus Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI. (Syaiful Mustaqim/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Kultum Ramadhan: Keutamaan 10 Malam Terakhir dan Cara Mendapatkan Lailatul Qadar
2
Menurut Imam Ghazali, Lailatul Qadar Ramadhan 1447 H Akan Jatuh pada Malam Ke-25
3
Lafal Doa Malam LaiLatul Qadar, Lengkap dengan Latin dan Terjemah
4
Makna Keterpilihan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran
5
Hakim Tolak Praperadilan Gus Yaqut soal Penetapan Tersangka Kasus Kuota Haji
6
Praperadilan Ditolak, Kuasa Hukum Gus Yaqut: Preseden Buruk Penerapan KUHAP dan KUHP Baru
Terkini
Lihat Semua