Rektor UNU Sidoarjo Berbagi Pengalaman di Mataram
NU Online · Selasa, 7 Oktober 2014 | 00:00 WIB
Mataram, NU Online
Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sidoarjo Jawa Timur DR. Fatkul Anam, M.Si didampingi Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan Drs. Samiaji Musa berbagi pengalaman di hadapan calon tenaga pengajar UNU Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).<>
Kehadirannya di aula kantor PWNU NTB, Senin sekiar pukul 13.16 wita disambut hangat oleh Ketua PWNU NTB Drs. TGH. A. Taqiuddin Mansyur, M.PD.I, dan Ir. H. L. Winengan M. Yunus, MM selaku sekretaris PWNU NTB dan dihadiri skitar 50 orang calon tenaga pendidik.
Para calon tenaga pendidik terlihat khidmat mendengar pemaparan rektor UNU Sidoarjo yang akrab dipanggil Pak Anam. Dalam pemaprannya menceritakan bahwa UNU sidoarjo bermula namanya saat di bentuk yaitu UNU Jatim tapi oleh hasil rapat tim 9 memutuskan namanya UNU Sidoarjo.
Ia menceritakan, kesiapan anggaran untuk membagun UNU juga nenjadi kendala yang sanga mendasar namun karena semangat dan upaya Tim 9 akhirnya dapat trlaksana dan kini sudah bisa menerima mahasiswa baru atas dasar izin yang ditandatangai langsung oleh Bpk. DR. M. Nuh selaku Kemndikbud RI tertanggal 4 juni lalu.
Lebih jauh ia meyampaikan bahwa yang penting dipersiapkan dalam kelembagaan UNU ialah status lahan yang jelas minimal ada tanda tangan dari PWNU atau PCNU setempat yang menerangkan bahwa lahan tersebut di pergunakan untuk pembangunan UNU.
Sebelum diakhiri acra ini, diumukan juga oleh Kabag Biro Administrasi Retno Sernipati, s.Fil, M.Hum bahwa kegiatan akan dilanujutkan malam di Pondok Pesantren Al Mansurian Bonder Lombok Tengah yang diasuh oleh Ketua PWNU NTB. (Hadi/Anam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
3
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
6
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
Terkini
Lihat Semua