Ribhul Ulum NU 29 Tahun Didik Anak Petani dan Nelayan
NU Online · Kamis, 28 November 2013 | 20:02 WIB
Demak, NU Online
Raudlatul Athfal (RA) Ribhul Ulum Nahdlatul Ulama mendidik anak-anak warga Nahdliyin yang rata-rata petani, buruh, dan nelayan di Desa Kedungmutih, Demak, Jawa Tengah. Meski hampir tiga puluh tahun berkhidmat, prasarana sekolah ini masih sederhana. Fasilitas permainan dan ruangan belum memadai.
<>
”Itulah salah satu kendala yang kami hadapi, sarana dan prasarana di sekolah ini masih kurang. Ruangan kelas masih sederhana begitu juga alat permainan anak juga belum lengkap,” ujar Ulwiyatus Saidah, Kepala RA Ribhul Ulum kepada NU Online Selasa (26/11).
Ulwiyah menjelaskan, siswa siswi Ribhul Ulum datang dari keluarga miskin sehingga berswadaya untuk perbaikan fasilitas sekolah sangat sulit.
”Sumbangan belajar di sekolah ini hanya Rp 15.000, 00 setiap bulan. Untuk operasional saja masih kurang apalagi memikirkan untuk membenahi sarana dan prasarana,” tukas Ulwiyah.
Ulwiyah melanjutkan, saat ini jumlah siswa Ribhul Ulum sebanyak 64 orang terbagi atas kelas A dan B dengan jumlah pengajar 5 orang. Agar sekolahnya bisa sejajar dengan sekolah lain, ia menekankan kepada guru untuk terus belajar, misalnya guru yang belum berijazah S1 didorong untuk kuliah.
Ia bercita-cita membuka kelas baru Play Grup yang mengajar anak-anak usia 2 – 4 tahun. Play Grup sangat dibutuhkan oleh warga desa Kedungmutih yang posisinya cukup terpencil dan terletak di pesisir. (Muin/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua