Binjai, NU Online
Warga Binjai, Sumatera Utara, punya tradisi menggelar kenduri ketupatan setelah puasa Ramadhan berjalan melewati 15 hari.<>
Seorang warga Kelurahan Sumber Karya, Kota Binjai, Mahruzar, menuturkan, warga menghidangkan ketupat untuk disantap usai doa syukuran telah 15 hari berpuasa Ramadhan.
"Hampir seluruh warga di lingkungan membuat sarang ketupat di rumah masing-masing," katanya.
Warga membuat sendiri sarang ketupat dengan menganyam daun kelapa muda atau janur lalu mengisinya dengan beras ketan untuk dimasak.
Ketupat-ketupat yang sudah masak selanjutnya dibawa ke masjid dan dikumpulkan dengan ketupat warga yang lain untuk dihidangkan pada acara kenduri ketupatan usai shalat tarawih.
Sebelum makan ketupat, warga mengucap syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT dan berdoa supaya bisa berpuasa sampai Ramadhan usai dan bertemu dengan Ramadhan selanjutnya.
"Ini sudah menjadi tradisi warga di sini," kata Mahruzar. (antara/mukafi niam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
3
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
6
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
Terkini
Lihat Semua