Waspadai Bibit Gerakan Radikalisme di Kampus!
NU Online · Jumat, 4 September 2015 | 15:08 WIB
Solo, NU Online
Fenomena gerakan Islam radikal yang telah merambah ranah kampus, membuat prihatin kalangan mahasiswa Nahdliyyin di Solo. Ditengarai, gerakan tersebut menjadi benih munculnya kelompok garis keras berkedok agama dari kalangan terpelajar.
<>
Ketua PC PMII Kota Surakarta, Ahmad Rodif mengatakan, di kota seperti Solo dan sekitarnya, keberadaan bibit radikalisme di kampus, perlu diwaspadai.
"Solo memang belakangan dikenal sebagai sarang teroris dan ladang subur bagi tumbuhnya radikalisme. Sahabat-sahabat PMII baik di UNU, UNS, UMS, maupun kampus lain harus sigap menjaring kader dan membuktikan bahwa PMII membawa corak keislaman yang santun, toleran, dan moderat," ungkap Rodif, kepada NU Online, Jumat (4/9).
Rodif juga mengingatkan bahaya radikalisme di kampus juga seringkali disusupkan lewat kegiatan kerohanian Islam (Rohis) atau lembaga dakwah kampus (LDK). Sudah menjadi rahasia umum bahwa selama ini LDK menjadi sarana empuk bagi masuknya doktrin radikalisme di kampus.
"Maka harus diwaspadai betul. Tapi hari ini PMII siap merebut masjid kampus dan LDK dari kelompok yang membahayakan keutuhan, kesatuan, dan persatuan NKRI," tambahnya.
Sedangkan di kampus-kampus yang belum ada PMII, Rodif mengajak organisai di bawah naungan NU atau sepaham dengannya, seperti IPNU-IPPNU, KMNU, MATAN, IMAN, Al Khidmah, dan lain sebagainya untuk juga ikut bekerja keras dan bahu-membahu menjaring mahasiswa NU untuk dikader.
"Ini penting demi menjaga dan mengembangkan kultur NU di kalangan kaum muda," tutupnya. (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua