Israel Kembali Bangun Rumah di Kawasan Pendudukan
NU Online · Sabtu, 11 Januari 2014 | 16:56 WIB
Jakarta, NU Online
Israel mengumumkan rencana pembangunan 1.400 rumah baru di kawasan permukiman Yahudi di Tepi Barat dan Jerusalem Timur.<>
Pengumuman Jumat 10 Januari ini sudah diperkirakan setelah Israel membebaskan 26 tahanan Palestina bulan lalu namun tertunda oleh kunjungan Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, seperti dilansir oleh BBC Indonesia.
Juru runding Palestina, Saeb Erekat, mengatakan rencana pembangunan itu memperlihatkan dengan jelas komitmen Israel untuk menghancurkan upaya perdamaian.
"Merupakan ujian bagi kemampuan pemerintah Amerika Seriakt untuk meminta pertanggungjawaban Israel dalam menyabotase secara aktif upaya mereka menuju perdamaian," tambahnya seperti dikutip kantor berita Reuters.
Hingga saat ini tidak banyak kemajuan yang dicapai dari perundingan langsung Israel dan Palestina dengan penengah John Kerry, yang dimulai kembali Juli lalu.
Adalah sengketa atas permukiman Yahudi yang menyebabkan terhentinya perundingan damai sebelumnya.
Sekitar 500.000 umat Yahudi tinggal di sekitar 100 kawasan yang dibangun sejak Israel menduduki Tepi Barat dan Jerusalem Timur tahun 1967.
Kawasan permukiman itu tidak sah berdasarkan hukum internasional namun Israel selalu menolak pandangan itu.
Dalam pengumuman terbaru, Kementerian Perumahan Israel menerbitkan tender untuk pembangunan 801 rumah di Tepi Barat dan 600 rumah di Jerusalem Timur. (mukafi niam)
Foto: BBC
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
3
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
4
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
5
Kiai-Kiai Sepuh Harap Muktamar Ke-35 NU Berjalan Baik, Jujur, Adil, dan Berakhlakul Karimah
6
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
Terkini
Lihat Semua