Jakarta, NU Online
Negara bagian Malaysia, Johor akan menerapkan libur akhir pekan pada hari Jumat dan Sabtu, untuk memudahkan warga Muslim melakukan ibadah sholat Jumat.
<>
Libur pada hari Jumat dan Sabtu ini diumumkan Sultan Johor Ibrahim Ibni Almarhum Sultan Iskandar November lalu setelah mendapatkan masukan dari berbagai pihak.
Perubahan ini tidak menuai kritikan dari warga non-Muslim dan mereka yang berbisnis karena libur ini tidak berlaku bagi pihak swasta, kata Hu Pang Chaw, ketua perhimpunan pendukung Partai Islam Se-Malaysia, PAS, yang tinggal Ayer Hitam, Johor.
"Pada mulanya ada yang mengeluh, namun sekarang sudah memaklumi, bank-bank tetap libur Sabtu-Ahad dan bisnis mereka tidak ada masalah," kata Hu kepada BBC Indonesia.
Perubahan libur yang mulai berlaku pekan ini diwajibkan pada semua kantor-kantor pemerintah namun tidak diwajibkan bagi sektor swasta.
Para pejabat mengatakan langkah itu tidak akan mempengaruhi ekonomi di salah satu negara bagian terkaya di Malaysia itu karena perusahaan swasta dapat menentukan sendiri hari libur mereka.
Namun sejumlah kalangan di Malaysia mengkhawatirkan dampaknya terhadap investor asing.
Perubahan di Johor ini kembali seperti yang diterapkan 15 tahun lalu.
Saat ini, negara bagian di Malaysia yang menerapkan libur pada hari Jumat dan Sabtu adalah Kedah, Kelantan, dan Trengganu. (mukafi niam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
3
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
4
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
5
Kiai-Kiai Sepuh Harap Muktamar Ke-35 NU Berjalan Baik, Jujur, Adil, dan Berakhlakul Karimah
6
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
Terkini
Lihat Semua