Penyaluran Daging Kurban NU Care-LAZISNU untuk Ratusan Keluarga Rentan di Palestina
NU Online · Jumat, 5 Juni 2026 | 08:00 WIB
Jakarta, NU Online
NU Care-LAZISNU PBNU melaporkan penyaluran daging kurban untuk warga Palestina pada Idul Adha 1447 H. Penyaluran daging kurban untuk warga Palestina ini menjadi bagian dari komitmen NU Care-LAZISNU dalam menghadirkan manfaat kurban tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga bagi saudara-saudara yang berada di wilayah konflik.
Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU PBNU, Riri Khariroh, menyampaikan bahwa penyaluran kurban ke Palestina dilakukan setiap tahun agar masyarakat Palestina tetap dapat merasakan kebahagiaan Hari Raya Idul Adha di tengah kondisi kemanusiaan yang sangat berat.
“Setiap tahun, NU Care-LAZISNU mengirimkan daging kurban ke Palestina, agar mereka juga turut merayakan Hari Raya Idul Adha, apalagi keadaan mereka cukup prihatin menghadapi situasi di sana. Ini adalah wujud solidaritas LAZISNU kepada masyarakat Palestina di tengah genosida yang sedang terjadi. Kami berharap daging kurban ini dapat menjadi kebahagiaan di situasi tersebut,” ujar Rir, Kamis (4/6/2026) di Jakarta.
Menurut Riri, dalam pelaksanaannya, NU Care-LAZISNU bekerja sama dengan lembaga penyalur lokal di Palestina yang telah lama menjadi mitra kemanusiaan.
"Kami bekerja sama dengan lembaga penyalur yang ada di dalam Palestina, karena merekalah yang paling memahami kondisi di sana dan mengetahui penerima manfaat yang paling sesuai. Lembaga ini sudah terpercaya dan sudah bekerja sama sejak lama. Mereka juga selalu melampirkan laporan dan dokumentasi yang lengkap,” jelas Riri.
Ia menegaskan, penyaluran kurban ke Palestina merupakan bentuk solidaritas kemanusiaan, kebangsaan, dan keislaman. Melalui kurban ini, NU Care-LAZISNU ingin memastikan bahwa masyarakat Palestina merasakan dukungan dari masyarakat Indonesia.
“Ini bentuk solidaritas kemanusiaan, kebangsaan, dan keislaman. Jadi, saudara di Palestina tidak merasa sendiri dalam berjuang. Kami berharap masyarakat Indonesia yang sudah mendukung LAZISNU dalam menolong Palestina terus meningkatkan kontribusinya, karena kita semua punya kewajiban untuk menolong mereka,” tambahnya.
Berdasarkan laporan dari mitra penyalur di Palestina, masyarakat yang menerima manfaat kurban saat ini berada dalam kondisi kemanusiaan dan ekonomi yang sangat sulit. Situasi tersebut semakin memburuk sejak eskalasi perang. Banyak keluarga kehilangan sumber penghasilan utama, terutama akibat penghentian izin kerja bagi pekerja Palestina, krisis gaji pegawai sektor publik, serta melemahnya ekonomi secara umum.
Selain itu, banyak keluarga juga kehilangan tulang punggung akibat wafat, terluka, ditahan, atau dipenjara. Kondisi ini membuat perempuan dan lansia harus menanggung beban tambahan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Di saat yang sama, harga pangan dan biaya hidup meningkat tajam, sehingga makanan bergizi, termasuk daging, semakin sulit dijangkau.
Di wilayah seperti Al-Eizariya, Abu Dis, Al-Sawahreh, dan Beit Ola, akses terhadap protein hewani menjadi tantangan besar. Bagi banyak keluarga, daging telah menjadi bahan makanan mewah yang hanya dapat dikonsumsi pada kesempatan tertentu. Keluarga besar, rumah tangga yang dipimpin perempuan, keluarga dengan anak-anak, lansia, penyandang disabilitas, dan keluarga dengan kesulitan ekonomi kronis menjadi kelompok yang paling terdampak kerawanan pangan.
Mitra penyalur melaksanakan proses distribusi secara transparan dan terorganisir agar daging kurban berupa beberapa ekor sapi dan domba untuk dibagikan kepada keluarga yang paling membutuhkan. Pemilihan penerima manfaat dilakukan berdasarkan informasi langsung terhadap rumah tangga rentan, asesmen lapangan, serta koordinasi dengan jaringan komunitas dan tokoh lokal di wilayah sasaran.
Untuk memastikan pembagian yang adil, setiap keluarga menerima sekitar 3 kilogram daging. Dengan jumlah tersebut, ratusan keluarga rentan menerima manfaat kurban di Al-Eizariya, Abu Dis, Al-Sawahreh, dan Beit Ola.
Prioritas penerima diberikan kepada keluarga berpenghasilan rendah, keluarga yang dipimpin perempuan, keluarga yang kehilangan tulang punggung akibat wafat, luka, atau penahanan, rumah tangga dengan anak-anak, lansia, penyandang disabilitas, serta keluarga yang mengalami kerawanan pangan dan kesulitan ekonomi berat.
Mitra penyalur di Palestina melaporkan bahwa para penerima manfaat menyambut bantuan daging kurban ini dengan rasa syukur dan haru. Bagi banyak keluarga, daging semakin sulit dibeli karena harga yang tinggi, hilangnya pendapatan, dan krisis ekonomi yang terus berlangsung. Bantuan ini tidak hanya menjadi sumber pangan, tetapi juga pesan solidaritas, martabat, dan harapan di tengah masa yang sangat sulit.
Salah satu kisah menyentuh datang dari seorang ibu yang menjadi kepala keluarga setelah kehilangan sumber penghasilan utama. Dalam situasi perang dan krisis ekonomi yang memburuk, ia tidak mampu membeli daging selama berbulan-bulan. Penyaluran 3 kilogram daging kurban membuat keluarganya dapat menikmati makanan bergizi yang sudah lama tidak mereka rasakan. Baginya, bantuan ini bukan hanya bernilai gizi, tetapi juga menghadirkan rasa lega, martabat, dan pengingat bahwa keluarganya tidak dilupakan.
Riri menyampaikan terima kasih kepada seluruh mudhohi yang telah mempercayakan kurbannya melalui NU Care-LAZISNU untuk disalurkan kepada masyarakat Palestina.
“Terima kasih kepada seluruh mudhohi yang telah mempercayakan LAZISNU untuk menyalurkan hewan kurban ke Palestina. Kurbannya sudah kami sampaikan. Dokumentasi dan laporan akan dikirimkan kepada masing-masing mudhohi dan dipublikasikan di media sosial untuk memastikan kurbannya telah sampai,” ungkap Riri.
Kontributor: Zahra
Terpopuler
1
Hakim Praperadilan Putuskan Polda Metro Jaya Lanjutkan Proses Hukum Andrie Yunus
2
Khutbah Jumat: Dua Bekal yang Menyelamatkan Manusia di Akhirat
3
Munas dan Konbes NU 2026 Digelar di Pesantren Al-Falah Ploso Kediri
4
Khutbah Jumat: 6 Langkah Memaksimalkan Fungsi Masjid dalam Kehidupan Umat
5
Sembilan Hari Jelang Pembukaan Piala Dunia 2026, Timnas Iran Menunggu Visa dari Meksiko
6
Copot Dadan Hindayana, Presiden Prabowo Tunjuk Naniek S Deyang Jadi Kepala BGN
Terkini
Lihat Semua