PBB Minta Akses Kemanusiaan Lebih Banyak Ke Suriah
NU Online · Jumat, 14 Februari 2014 | 18:55 WIB
Jakarta, NU Online
Kepala Misi Kemanusiaan PBB Valerie Amos mendesak Dewan Keamanan untuk segera bertindak guna memastikan lebih banyak akses kemanusiaan ke Suriah.
<>
Menyerukan resolusi, Amos mengatakan "tidak bisa diterima" bahwa Damaskus dan pemberontak terus melanggar hukum kemanusiaan dengan "bebas" seperti dilaporkan oleh BBC Indonesia.
Dewan menemui jalan buntu mengenai pengiriman bantuan ke Suriah, dimana jutaan orang terpaksa meninggalkan rumah mereka.
Sementara itu pasukan Suriah melanjutkan serangan mereka ke kota kunci yang diduduki pemberontak.
Pesawat tempur melancarkan serangan udara dan artileri menghantam Yabroud sejak Rabu (11/02).
Kota itu adalah markas terakhir pemberontak di pegunungan Qalamouns dekat perbatasan Lebanon.
Ada peningkatan pertempuran di Suriah dalam beberapa pekan terakhir, kedua pihak berusaha menguasai lebih banyak wilayah untuk memperkuat posisi mereka di pembicaraan damai yang sedang berlangsung di Jenewa, Swiss.
Negosiasi antara pemerintahan Presiden Bashar al-Assad dan kelompok oposisi Suriah terus menemui jalan buntu.
Namun Liga PBB-Arab untuk Suriah, Lakhdar Brahimi optimis dan mengatakan ia menerima jaminan dari pejabat AS dan Rusia bahwa mereka akan berusaha "membuka sumbat situasi. (mukafi niam)
Terpopuler
1
Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Bakal Dihadiri Lebih dari 500 Peserta dan Peninjau
2
Khutbah Jumat: Meneladani Hidup Rasulullah di Masa Ekonomi Sulit
3
Bahlil Janji BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Pertamax Malah Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter
4
Gus Ipul: Pembukaan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan Masih Sebatas Usulan
5
Menjaga Marwah Pemilihan Pengurus NU: Catatan dari Sowan kepada KH Afifuddin Muhajir
6
Gempa M7,8 Guncang Filipina: 35 Orang Meninggal Dunia, Ribuan Bangunan Rusak
Terkini
Lihat Semua