Tak Ada yang Lebih Berarti di Palestina Selain Perdamaian
NU Online · Jumat, 21 Februari 2014 | 16:59 WIB
Jerusalem, NU Online
Tak ada pengganti bagi perdamaian antara Israel dan Palestina, kata Presiden Israel Shimon Peres dalam satu pertemuan dengan pemimpin organisasi Yahudi-Amerika di Jerusalem pada Kamis (20/2).
<>
"Saya tak percaya ada pengganti buat kami atau buat Palestina selain perdamaian," kata Presiden Israel tersebut. Ia menyampaikan perlunya bagi negara Palestina dan Israel, yang hidup berdampingan, demikian isi pernyataan dari biro presiden Israel itu.
"Kami harus bertanya pada diri kita apa tujuan utama dari perundingan dan kita mesti menjelaskan bahwa itu untuk mempertahankan Israel sebagai negara Yahudi ... Tujuan mereka (rakyat Palestina) juga jelas, negara merdeka mereka sendiri," kata Peres.
"Kita tak boleh menunda. Keputusan yang diperlukan itu menyakitkan tapi semua itu benar," tambah Presiden Israel tersebut, sebagaimana dikutip Xinhua, Jumat pagi.
Peres juga memuji upaya Menteri Luar Negeri AS John Kerry dalam menengahi kesepakatan kerangka kerja antara kedua pihak.
Pembicaraan perdamaian antara Israel dan Palestina dilanjutkan pada Juli tahun lalu, setelah tiga tahun terhenti, melalui penengahan Kerry.
Kerry saat ini mengerjakan kesepakatan kerangka kerja guna menjabarkan kemajuan masa depan dalam pembicaraan mengenai masalah inti.
Upaya Israel untuk mecapai perdamaian dengan Palestina telah dikecam oleh anggota sayap-kanan dalam koalisi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, terutama dari Partai Rumah Yahudi --yang menolak penyelesaian dua-negara. (antara/mukafi niam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Meneladani Hidup Rasulullah di Masa Ekonomi Sulit
2
Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Bakal Dihadiri Lebih dari 500 Peserta dan Peninjau
3
Bahlil Janji BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Pertamax Malah Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter
4
Gus Ipul: Pembukaan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan Masih Sebatas Usulan
5
Menjaga Marwah Pemilihan Pengurus NU: Catatan dari Sowan kepada KH Afifuddin Muhajir
6
Gempa M7,8 Guncang Filipina: 35 Orang Meninggal Dunia, Ribuan Bangunan Rusak
Terkini
Lihat Semua