Nasional

AGH Baharuddin Pimpin Doa pada Pelantikan PBNU 2026-2031, Mohon Keberkahan Melalui Tawasul Para Nabi

NU Online  ·  Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:00 WIB

AGH Baharuddin Pimpin Doa pada Pelantikan PBNU 2026-2031, Mohon Keberkahan Melalui Tawasul Para Nabi

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) AGH Baharuddin saat memimpin doa Pelantikan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Masa Khidmah 2026-2031, di Aula Pondok Pesantren Al-Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (24/10/2026). (Foto: tangkapan layar NU Online)

Jakarta, NU Online 

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) AGH Baharuddin didapuk memimpin pembacaan doa dalam Pelantikan pengurus PBNU Masa Khidmah 2026-2031, di Aula Pondok Pesantren Al-Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (24/10/2026).


Ia mengajak jamaah mengetuk pintu langit melalui wasilah kisah-kisah mustajab para Nabi terdahulu demi meraih ma'unah dan keberkahan jam'iyah.


"Mari kita sejenak menundukkan kepala, mengikhlaskan niat, berdoa memohon kepada Allah swt., agar segala aktivitas kita, utamanya aktivitas kita pada pagi hari ini, mendapatkan ma'unah (pertolongan) dan berkah dari Allah Swt.," ungkapnya 


Gurutta Baharuddin mulai berwasilah dengan para kekasih Allah, mulai dari selamatnya Nabi Nuh, kemenangan Nabi Ibrahim, kesembuhan Nabi Ayub, kembalinya Nabi Yusuf, hingga dikabulkannya doa Nabi Zakaria dan tasbih Nabi Yunus AS.


"Ya Allah, wahai yang mengajarkan Ibrahim ajarkanlah kami. Wahai yang memahamkan Sulaiman, berikanlah kami pemahaman. Wahai yang mengilhamkan Yusuf, berikanlah kami ilham. Dan wahai yang mendatangkan hikmah kepada Luqman, berikanlah kami hikmah serta kelancaran dan ketepatan dalam berbicara."


Ya Allah, wahai Yang memperkenankan doa Nuh di tengah kaumnya, wahai Yang menolong Ibrahim atas musuh-musuhnya, wahai Yang menghilangkan penderitaan dari Ayub, wahai Yang mengembalikan Yusuf kepada Ya'qub, wahai Yang memperkenankan doa Zakaria, dan wahai Yang menerima tasbih Yunus bin Matta," lanjut AGH Baharuddin.


Berikut teks lengkap doanya:


ٱلْحَمْدُ للهِ ٱلَّذِي أَمَرَنَا بِٱلدُّعَاءِ وَوَعَدَنَا بِٱلْإِجَابَةِ، وَٱلصَّلَاةُ وَٱلسَّلَامُ عَلَىٰ أَشْرَفِ ٱلْمُرْسَلِينَ، سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ٱلَّذِي جَعَلَ ٱلدُّعَاءَ سِلَاحَ ٱلْمُؤْمِنِ، وَعَلَىٰ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.
وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ.


"Segala puji bagi Allah yang telah memerintahkan kita untuk berdoa dan menjanjikan pengabulan kepada kita. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada semulia-mulia rasul, junjungan kita Nabi Muhammad, yang telah menjadikan doa sebagai senjata orang mukmin, serta kepada keluarga dan para sahabatnya sekalian.

Dan Rabb kalian berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu.")


رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ ٱلْخَاسِرِينَ.
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ ٱلْوَهَّابُ.


(Ya Rabb, kami telah mendzolimi diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang rugi.

Ya Rabb kami, janganlah Engkau jadikan hati kami cenderung kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia).


رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَىٰ ٱلْقَوْمِ ٱلْكَافِرِينَ.
ٱللَّهُمَّ اكْفِ عَنَّا ٱلسُّوءَ بِمَا شِئْتَ وَكَيْفَ شِئْتَ، إِنَّكَ عَلَىٰ مَا تَشَاءُ قَدِيرٌ.


(Ya Rabb, limpahkanlah kesabaran kepada kami, kukuhkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.

Ya Allah, hindarkanlah keburukan dari kami dengan apa yang Engkau kehendaki dan sebagaimana yang Engkau kehendaki, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu yang Engkau kehendaki.)


ٱللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ خَيْرَ هَٰذَا ٱلْيَوْمِ فَتْحَهُ، وَنَصْرَهُ، وَنُورَهُ، وَبَرَكَتَهُ، وَهُدَاهُ، وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهِ وَشَرِّ مَا فِيهِ وَشَرِّ مَا قَبْلَهُ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ.


(Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan hari ini: kemenangannya, pertolongannya, cahayanya, keberkahannya, dan petunjuknya; dan kami berlindung kepada-Mu dari keburukan hari ini, keburukan yang ada di dalamnya, keburukan sebelumnya, dan keburukan sesudahnya.)


ٱللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ بِنُورِ وَجْهِ ٱللَّهِ ٱلْعَظِيمِ، ٱلَّذِي مَلَأَ أَرْكَانَ عَرْشِ ٱللَّهِ ٱلْعَظِيمِ، وَقَامَ بِهِ عَوَالِمُ ٱللَّهِ ٱلْعَظِيمِ، أَنْ تُصَلِّيَ عَلَىٰ مَوْلَانَا مُحَمَّدٍ ذِي ٱلْقَدْرِ ٱلْعَظِيمِ، وَعَلَىٰ آلِ نَبِيّٖ ٱللَّهِ ٱلْعَظِيمِ، بِقَدْرِ عَظَمَةِ ذَاتِ ٱللَّهِ ٱلْعَظِيمِ، فِي كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ عَدَدَ مَا فِي عِلْمِ ٱللَّهِ ٱلْعَظِيمِ، صَلَاةً دَائِمَةً بِدَوَامِ ٱللَّهِ ٱلْعَظِيمِ، تَعْظِيمًا لِحَقِّكَ يَا مَوْلَانَا يَا مُحَمَّدُ يَا ذَا ٱلْخُلُقِ ٱلْعَظِيمِ. وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَىٰ آلِهِ مِثْلَ ذَٰلِكَ، وَاجْمَعْ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُ كَمَا جَمَعْتَ بَيْنَ ٱلرُّوحِ وَٱلنَّفْسِ، ظَاهِرًا وَبَاطِنًا، يَقَظَةً وَمَنَامًا، وَٱجْعَلْهُ يَا رَبِّي رُوحًا لِذَاتِنَا مِنْ جَمِيعِ ٱلْوُجُوهِ، فِى ٱلدُّنْيَا قَبْلَ ٱلْآخِرَةِ يَا عَظِيمُ.


(Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu dengan cahaya Wajah Allah Yang Maha Agung, yang memenuhi tiang-tiang 'Arsy Allah Yang Maha Agung, dan yang dengannya tegak seluruh alam ciptaan Allah Yang Maha Agung, agar Engkau melimpahkan shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad yang memiliki kedudukan yang agung, dan kepada keluarga Nabi Allah Yang Maha Agung, setara dengan keagungan Zat Allah Yang Maha Agung, dalam setiap kejapan mata dan tarikan napas sebanyak jumlah yang ada dalam pengetahuan Allah Yang Maha Agung, shalawat yang abadi kekal bersama keabadian Allah Yang Maha Agung, sebagai penghormatan atas hakmu wahai junjungan kami, wahai Muhammad, wahai pemilik akhlak yang agung. Dan berikanlah salam sejahtera kepadanya dan keluarganya seperti itu pula, dan kumpulkanlah antara kami dan dia sebagaimana Engkau mengumpulkan antara roh dan jasad, secara lahir dan batin, dalam keadaan terjaga maupun tidur, dan jadikanlah dia wahai Rabbku sebagai roh bagi jasad kami dari segala segi, di dunia sebelum di akhirat, wahai Yang Maha Agung.)


ٱللَّهُمَّ يَا مُعَلِّمَ إِبْرَاهِيمَ عَلِّمْنَا، وَيَا مُفَهِّمَ سُلَيْمَانَ فَهِّمنَا، وَيَا مُلْهِمَ يُوسُفَ أَلْهِمْنَا، وَيَا مُؤْتِيَ لُقْمَانَ ٱلْحِكْمَةَ آتِنَا ٱلْحِكْمَةَ وَفَصْلَ ٱلْخِطَابِ.
ٱللَّهُمَّ يَا مَنْ أَجَابَ نُوحًا فِي قَوْمِهِ، وَيَا مَنْ نَصَرَ إِبْرَاهِيمَ عَلَىٰ أَعْدَائِهِ، وَيَا مَنْ كَشَفَ ٱلضُّرَّ عَنْ أَيُّوبَ، وَيَا مَنْ رَدَّ يُوسُفَ عَلَىٰ يَعْقُوبَ، يَا مَنْ أَجَابَ دَعْوَةَ زَكَرِيَّا، وَيَا مَنْ قَبِلَ تَسْبِيحَ يُونُسَ ٱبْنِ مَتَّىٰ.


(Ya Allah, wahai Yang mengajarkan Ibrahim ajarkanlah kami. Wahai Yang memahamkan Sulaiman, berikanlah kami pemahaman. Wahai Yang mengilhamkan Yusuf, berikanlah kami ilham. Dan wahai Yang mendatangkan hikmah kepada Luqman, berikanlah kami hikmah serta kelancaran dan ketepatan dalam berbicara.

Ya Allah, wahai Yang memperkenankan doa Nuh di tengah kaumnya, wahai Yang menolong Ibrahim atas musuh-musuhnya, wahai Yang menghilangkan penderitaan dari Ayub, wahai Yang mengembalikan Yusuf kepada Ya'qub, wahai Yang mengabulkan doa Zakaria, dan wahai Yang menerima tasbih Yunus bin Matta.)


ٱللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ بِأَسْرَارِ هَٰذِهِ ٱلدَّعَوَاتِ، أَنْ تَتَقَبَّلَ مِمَّا بِهِ دَعَوْنَاكَ، وَأَنْ تُؤْتِيَنَا مَا سَأَلْنَاكَ، أَنْجِزْ لَنَا وَعْدَكَ ٱلَّذِي وَعَدْتَهَ لِعِبَادِكَ ٱلْمُؤْمِنِينَ، فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ ٱلْحَقُّ، وَكَانَ حَقًّا عَلَيْنَا نَصْرُ ٱلْمُؤْمِنِينَ.


(Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu dengan rahasia-rahasia doa-doa ini, agar Engkau menerima apa yang kami doakan kepada-Mu, dan berikanlah kepada kami apa yang kami mohonkan kepada-Mu, penuhilah janji-Mu yang telah Engkau janjikan kepada hamba-hamba-Mu yang beriman, karena sesungguhnya Engkau telah berfirman dan firman-Mu adalah kebenaran: "Dan merupakan hak Kami untuk menolong orang-orang yang beriman.")


ٱللَّهُمَّ يَا هَادِيَ ٱلْمُضِلِّينَ، وَيَا رَاحِمَ ٱلْمُذْنِبِينَ، وَيَا مُقِيلَ عَثَرَاتِ ٱلْعَاثِرِينَ، اِرْحَمْ عَبْدَكَ ذَا ٱلْخَطِيئَةِ ٱلْعَظِيمِ، وَٱلْمُسْلِمِينَ كُلَّهُمْ أَجْمَعِينَ. وَٱجْعَلْنَا مَعَ خَيْرِ ٱلْمَرْزُوقِينَ، ٱلَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ ٱلنَّبِيِّينَ وَٱلصِّدِّيقِينَ وَٱلشُّهَدَاءِ وَٱلصَّالِحِينَ.


(Ya Allah, wahai yang memberi petunjuk bagi orang-orang yang tersesat, wahai yang mengasihi orang-orang yang berbuat dosa, wahai yang menghapuskan kesalahan orang-orang yang tersandung (berbuat salah), kasihanilah hamba-Mu yang memiliki dosa besar ini dan seluruh kaum Muslimin. Dan jadikanlah kami bersama sebaik-baik orang yang diberi rezeki, yaitu orang-orang yang telah Engkau beri nikmat dari kalangan para nabi, para shiddiqin (orang-orang yang benar), para syuhada, dan orang-orang saleh.)


رَبَّنَا آتِنَا فِي ٱلدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي ٱلْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ.
وَصَلَّىٰ ٱللَّهُ عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ٱلنَّبِيِّ ٱلْأُمِّيِّ وَعَلَىٰ آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
سُ
بْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ ٱلْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ، وَسَلَامٌ عَلَىٰ ٱلْمُرْسَلِينَ، وَٱلْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ ٱلْعَالَمِينَ.


(Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.
Semoga shalawat dan salam Allah tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad, nabi yang ummi, serta kepada keluarga dan sahabatnya.
Maha Suci Rabbmu, Rabb Yang Memiliki Keagungan dari apa yang mereka sifatkan, dan keselamatan semoga tercurah kepada para rasul, dan segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam.)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang