Ajaran Tarekat Tak Mencakup Penetapan Awal Bulan
NU Online · Sabtu, 18 Agustus 2012 | 01:04 WIB
Jakarta, NU Online
Perkumpulan atau jamaah tarekat (thariqah) berada dalam ranah tasawuf yang menyangkut persoalan akhlaq batiniyah atau persoalan moralitas dan spiritual. Ajaran Tarekat tidak mencakup persoalan penentuan awal bulan qamariyah.<>
Hal tersebut disampaikan Ketua Lajnah Falakiyah PBNU KH A. Ghazalie Masroeri menjawab pertanyaan wartawan seputar penetapan awal bulan Ramadhan atau Syawal versi organisasi tarekat. Ada organisasi tarekat yang menetapkan awal bulan lebih lambat dari yang ditetapkan pemerintah, namun ada yang menetapkan lebih dulu bahkan berselang dua hari.
Kiai Ghazalie menegaskan, tidak ada penetapan awal bulan versi tarekat, karena tarekat tidak berada di wilayah ini.
“Kalaupun ada tarekat yang menetapkan sendiri harus diberi catatan bahwa itu bukan ajaran tarekat,” katanya saat memberikan pengajian di radio.nu.or.id dari ruang redaksi NU Online, Jakarta, Jum’at (10/8) sore lalu.
Menurutnya, banyak tarekat muktabarah di lingkungan NU atau tarekat yang mempunyai garis riwayat sampai ke Rasulullah SAW namun tidak menetapkan awal Ramadhan sendiri. “Mereka tapi mengikuti NU dalam hal penentuan awal bulan,” katanya.
Terkait beberapa tarekat yang menetapkan awal bulan sendiri yang hasilnya sangat berbeda dengan para ahli falak kebanyakan, Lajnah Falakiyah optimis pada saatnya para ahli falak di lingkungan tarekat akan bergabung dengan para ahli falak lain. Ditambahkan, saat ini perkembangan disiplin ilmu falak atau astronomi saat ini sangat terbuka. “Tentunya kita butuh kesabaran,” pungkas Kiai Ghazalie.
Redaktur: A. Khoirul Anam
Penulis : Alhafiz Kurniawan
Terpopuler
1
Para Kiai Sepuh Sarankan Presiden Prabowo Tindak Tegas Pejabat yang Ikut Campur Muktamar Ke-35 NU
2
Muktamar Ke-35 NU Dibuka Kamis 27 Agustus Pukul 15.00 WIB oleh Presiden Prabowo
3
Dijual Setan Muktamar
4
Khutbah Jumat: Bulan Maulid, Kembali Membaca Sirah Nabawiyah untuk Diteladani
5
LPJ PBNU 2021–2026 Diterima Aklamasi, Gus Yahya Sampaikan Terima Kasih dan Minta Maaf
6
Khutbah Jumat: Mengambil Teladan dari Model Kepemimpinan Nabi
Terkini
Lihat Semua