Jakarta, NU Online
Gerakan Pemuda (GP) Ansor menerima wakaf sebanyak 1.000 mushaf Al-Qur’an dari perusahaan bubur kertas.
"Kami menerima wakaf sebanyak 1.000 mushaf Al-Qur’an yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat di seluruh Tanah Air," ujar Wakil Sekretaris GP Ansor, Ulil Archam, di Jakarta, Jumat.
<>
Penyerahan mushaf Al-Qur’an itu sendiri dilakukan bersamaan dengan peluncuran program dari PT Bank Sinarmas, Tbk berupa layanan keuangan (LakuPandai, Laku Mikro dan SimPel) Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
"Kami sangat senang sekali dengan adanya kepedulian dari perusahaan terhadap misi-misi keagamaan."
Ke depannya, Ulil berharap semakin banyak perusahaan yang peduli terhadap organisasi-organisasi kepemudaan yang berbasis keagamaan.
Direktur Asia Pulp & Paper (APP), Suhendra Wiriadinata, mengatakan sinergi perusahaannya dan GP Ansor telah berlangsung cukup panjang dan dalam berbagai bentuk.
"Tapi niat yang menjadi landasannya tetap sama, yaitu kepedulian pada masyarakat sekitar," ungkap Suhendra.
Suhendra mengatakan hal itu merupakan langkah nyata sektor industri untuk peduli dan berbagi dengan semua.
"Semoga dengan wakaf Al-Qur’an ini dapat mempererat silaturahmi antara pihak industri, masyarakat, dan pemerintah," tambah Suhendra.
Sejak 2008, APP Sinar Mas dengan dukungan pilar bisnisnya, telah mewakafkan lebih dari 400.000 mushaf Al Quran di berbagai daerah, baik bagi lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, sosial serta organisasi masyarakat lainnya, selain itu Al-Qur’an edisi braille untuk tuna netra, serta bagi kalangan anak-anak melalui buku panduan belajar membaca Al-Qur’an dan Juz Amma. (Antara/Mukafi Niam)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
3
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
4
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
5
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
6
Jusuf Kalla Imbau Masyarakat Aceh Jaga Kondusivitas usai Kerusuhan dan Pengibaran Bendera GAM Sabtu
Terkini
Lihat Semua