Dorong Kontribusi Ilmiah, Civitas Akademika PT Islam Diberi Apresiasi
NU Online · Kamis, 10 Desember 2015 | 20:00 WIB
Jakarta, NU Online
Kementerian Agama memberikan apresiasi kepada dosen dan mahasiswa perguruan tinggi Islam guna mendorong civitas akademika Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) makin berprestasi.
<>
"Kami ingin civitas akademika, dosen dan mahasiswa benar-benar menghayati fungsi dan tugasnya masing-masing. Dengan penghargaan ini agar civitas semakin berkontribusi dan memiliki karya ilmiah yang berkualitas serta dapat dibanggakan di kancah nasional dan internasional," kata Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama Amsal Bakhtiar di sela-sela acara Apresiasi PTKI di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, civitas akademika perlu terus didorong untuk berinovasi dan terus kreatif dengan berbagai cara salah satunya dengan kegiatan apresiasi tersebut. Dengan begitu, akan memberi nilai tambah bagi pendidikan di Indonesia.
"Kreatif dan inovatif ini mereka agar dapat ditularkan ke masyarakat terutama juga di dalam lingkungan kampus," kata dia.
Soal apresiasi bagi civitas, Amsal mengatakan pihaknya sengaja memberikan stimulus agar mereka terus kreatif dan berinovasi. Sementara bagi yang belum mendapatkan penghargaan agar dapat terpancing untuk berkompetisi secara sehat meraih penghargaaan serupa.
Stimulus itu, kata Amsal, berupa uang tunai dan juga akses jurnal ilmiah.
Bagi dosen beprestasi di lingkungan PTKI, Kemenag memberikan stimulus kepada tiga dosen terbaik di masing-masing tiga kategori. Bagi urutan pertama memperoleh Rp40 juta, Rp35 (kedua) dan Rp30 juta (ketiga).
Sementara untuk mahasiswa, Kemenag memberikan stimulus Rp15 juta bagi enam mahasiswa.
Kriteria penilaian bagi dosen, kata dia, di antaranya tingkat kreativitas dan inovasi mengajar, produktif menulis jurnal berkelas nasional dan internasional yang terakreditasi, produktif menulis di media, produktif dalam penelitian dan kegiatan ilmiah seperti seminar, tekun mendidik mahasiswa serta aktif dalam kegiatan sosial keagamaan.
Di lain pihak, kriteria penilaian bagi mahasiswa di antaranya memiliki indeks prestasi akademik bagus, produktif menulis di media serta menjuarai perhelatan regional dan internasional. (Antara/Mukafi Niam)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
3
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
4
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
5
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
6
Jelang Muktamar Ke-35 NU, PBNU Bakal Cek Kesiapan Lokasi dan Istighotsah Terbatas di Jombang pada 20 Agustus 2026
Terkini
Lihat Semua