Innalillahi, Selamat Jalan Tokoh NU Jakarta HM Syah Manaf
NU Online · Jumat, 27 Juli 2018 | 16:00 WIB
Jakarta, NU Online
Warga NU Jakarta berdukacita atas wafatnya tokoh NU Jakarta HM Syah Manaf pada usia 87 tahun di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan, Jumat (27/7) dini hari. Almarhum HM Syah Manaf disemayamkan di rumah duka Jalan Radio Dalam Nomor 7, Jakarta Selatan sebelum dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Jumat (27/7) siang.
Tampak hadir tokoh sepuh Betawi H Eddie M Nalapraya di rumah duka.
Selain sebagai tokoh masyarakat Betawi, almarhum HM Syah Manaf juga aktif dalam organisasi NU. Ia pernah menjadi Ketua PWNU DKI Jakarta.
“Konsistensi dan komitmennya sangat tinggi terhadap NU, terbukti dengan tiga kali ia menjadi Ketua NU Jakarta,” kata Ketua PCNU Jakarta Selatan KH Abdurrazak Alwi kepada NU Online, Jumat (27/7) siang.
Menurut Kiai Razak, almarhum HM Syah Manaf adalah warga kelas ningrat Betawi. Ia adalah tentara dan pengusaha.
“Pastinya orang kaya raya. Ia sangat tawadhu, dekat dengan ulama,” kata Kiai Razak Alwi.
Almarhum HM Syah Manaf cukup dekat dengan ulama Betawi terkemuka KHM Syafi’i Hadzami. Ia pernah mengapresiasi KHM Syafi’i Hadzami semasa hidup. Keulamaan dan ketokohan KHM Syafi’i Hadzami diakui pelbagai kalangan baik sipil maupun militer.
Menurutnya, belum ada ulama di Jakarta yang menghabiskan waktunya sehari-hari dalam sepekan untuk mengajar lebih dari 35 majelis taklim.
Almarhum HM Syah Manaf yang tidak lain adalah paman dari mantan Ketua PWNU DKI Jakarta H Fauzi Bowo disembahyangkan di rumah duka sebanyak dua gelombang.
Sebelum diberangkatkan menuju lokasi pemakaman, ia disembahyangkan juga di Masjid Himmatul Masakin Gandaria selepas shalat Jumat. (Alhafiz K)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
3
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
4
Kiai-Kiai Sepuh Harap Muktamar Ke-35 NU Berjalan Baik, Jujur, Adil, dan Berakhlakul Karimah
5
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
6
Khutbah Jumat: Membantu Korban Bencana, Cara Kita Mengamalkan Perintah Allah
Terkini
Lihat Semua