Kapolri Suyudi Sowan ke Tebuireng, Gus Kikin Harap Hubungan Ulama dan Polri Makin Erat
NU Online · Ahad, 18 Oktober 2026 | 18:00 WIB
Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin menerima kunjungan Kapolri Jenderal Suyudi di Pesantren Tebuireng, Sabtu. (Foto: Dok Tebuireng)
Miftakhul Jannah
Kontributor
Jombang, NU Online
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin menerima kunjungan silaturahmi Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto beserta rombongan di Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (17/10/2026).
“Alhamdulillah, pada Sabtu, 17 Oktober 2026, saya menerima kunjungan silaturahmi Kapolri, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto beserta rombongan di Pesantren Tebuireng,” ujarnya.
Gus Kikin berharap kunjungan tersebut membawa keberkahan dan dampak positif, khususnya dalam mempererat hubungan antara ulama dan Polri.
“Semoga silaturahmi ini membawa keberkahan, semakin memperkokoh ukhuwah Islamiyah, mempererat sinergi antara ulama dan umara dalam menjaga kerukunan, memperkuat persatuan bangsa, serta menghadirkan kedamaian dan keamanan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” terangnya.
Dalam kunjungan tersebut, Gus Kikin yang merupakan dzurriyah KH Hasyim Asy'ari menyambut Kapolri dan rombongan di Ndalem Kasepuhan Pesantren Tebuireng. Setelah beramah tamah, ia mendampingi rombongan berziarah ke makam Presiden ke-4 Republik Indonesia KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Rombongan juga menziarahi makam KH Hasyim Asy'ari dan KH Wahid Hasyim. Ketiganya merupakan tokoh penting dalam perjalanan sejarah bangsa dan perkembangan Nahdlatul Ulama (NU).
Prosesi ziarah berlangsung khidmat. Gus Kikin bersama Kapolri dan rombongan memanjatkan doa di depan pusara Gus Dur. Rangkaian ziarah kemudian ditutup dengan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada mantan Presiden RI sekaligus tokoh bangsa yang dikenal melalui pemikiran kebangsaan dan toleransinya.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyampaikan bahwa ziarah tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa dan negara, merawat toleransi, serta meneladani nilai-nilai yang diwariskan para ulama.
“Nilai-nilai keteladanan yang diwariskan Gus Dur senantiasa relevan dalam menjaga kedamaian dan keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Kapolri berharap semangat kebersamaan tersebut terus terjaga untuk memperkuat hubungan antara ulama dan umara dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, dan kondusif.
“Semoga semangat kebersamaan ini terus mempererat sinergi antara ulama dan umara demi mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Bahaya Dengki terhadap Keluarga dan Tetangga
2
Prabowo Lantik Empat Wakil Menteri, Kepala BNPB, dan Pimpinan Badan Pengelola Gambut
3
Gus Ipul: Jangan Campuradukkan Muktamar NU dengan Persoalan Lain
4
Khutbah Jumat: Pentingnya Membantu Korban Kebakaran Hutan dan Lahan
5
Innalillahi, Prof KH Syukron Makmun Pengasuh Pesantren Daarul Rahman Jakarta Wafat
6
Judi Online, Racun Keharmonisan Keluarga dan Kesehatan Mental
Terkini
Lihat Semua