Nasional

Ketum PBNU Gus Kikin Terima Kunjungan Sejumlah Ulama dari Afrika

NU Online  Ā·  Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Ketum PBNU Gus Kikin Terima Kunjungan Sejumlah Ulama dari Afrika

Pertemuan Ketum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz bersama sejumlah ulama Afrika di Gedung PBNU Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Kamis (15/10/2026). (Foto: NU Online/Syakir NF)

Jakarta, NU OnlineĀ 

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Hakim Mahfudz menerima kunjungan ulama dari Senegal, Aljazair, dan Gambia di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya Nomor 164, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Dalam pertemuan tersebut, ia didampingi Ketua PBNU KH Khoirul Huda Basyir dan Ketua PBNU KH Samsul Maarif.

 

Pertemuan tersebut merupakan kunjungan perdana para ulama tersebut ke Indonesia, khususnya ke Kantor PBNU, sekaligus menjadi ajang silaturahim dan perkenalan.

 

ā€œPagi ini kita menerima ulama Senegal. Jadi, ini kunjungan-kunjungan untuk bersilaturahim, untuk taaruf, perkenalan karena ini kunjungan pertama ulama Senegal ke Indonesia ini dan ke Kantor PBNU ini,ā€ ujarnya.

 

Gus Kikin, sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut, kedua pihak saling memperkenalkan kegiatan masing-masing dalam rangka berkhidmah kepada umat.

 

ā€œJadi, kita membahas, kita menyampaikan seperti taaruf gitu ya. Jadi, dari sana ulama dari rombongannya itu juga menyampaikan bagaimana di Senegal dan kemudian saya sampaikan bagaimana NU di Indonesia, apa yang sekarang kita lakukan,ā€ katanya.

 

Selain itu, Gus Kikin menyebutkan adanya pembicaraan mengenai potensi kerja sama antara kedua pihak sebagai sesama Muslim yang berasal dari negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam.

 

ā€œDan bagaimana peluang nanti ke depan untuk kita bisa bekerja sama, terutama karena sesama Islam ya kita memang saling membantu dan itu nanti kita lakukan ke depan lagi,ā€ ujarnya.

 

Gus Kikin menyampaikan bahwa penjajakan kerja sama tersebut akan dilakukan dalam beberapa waktu ke depan. Hal ini mengingat kepengurusan baru PBNU masih berfokus pada konsolidasi internal.

 

ā€œDan mudah-mudahan tiga sampai empat bulan ke depan lagi kalau selesai barangkali mungkin kita akan memulai berhubungan, berkomunikasi dengan beberapa negara, termasuk rombongan yang pagi ini datang, yaitu dari Senegal maupun dari apalagi tadi Gambia, Aljazair,ā€ ujarnya.

 

ā€œMenjadi catatan untuk di masa yang akan datang ini kita akan membangun komunikasi secara kekeluargaan lah ya terkait potensi kerja sama,ā€ imbuh Gus Kikin.

 

Ia juga menyampaikan bahwa potensi kerja sama tersebut dapat mencakup pertukaran ulama tarekat, mursyid dan muqaddam, para pengajar, serta bidang lainnya. Namun, pembahasan lebih terperinci akan dilakukan dalam kesempatan berikutnya.

 

ā€œKita belum membahas sampai sedetail itu ya. Mungkin nanti ke depan, di kesempatan yang lain baru kita akan bahas apa saja yang bisa dikerjasamakan di masa yang akan datang,ā€ pungkasnya.

 

Sementara itu, Abdurrahman yang mewakili rombongan menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz yang telah menerima kunjungan mereka.

 

ā€œKami merasa terhormat dengan mengenal dan mengunjungi Anda di negeri terhormat ini, negeri Muslim terbesar ini,ā€ katanya.

 

Senada dengan Gus Kikin, ia menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman mengenai kiprah NU dalam melayani masyarakat dan umat Islam.

 

ā€œKita berdiskusi mengenai pengalaman kalian terbaik dalam melayani Islam Muslim,ā€ katanya.

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang