Kiai Langitan Tekankan Pentingnya Pengembangan Spiritualitas
NU Online · Senin, 22 Oktober 2018 | 03:26 WIB
Pesantren sebagai pusat pengembangan spiritualitas telah terbukti mampu melahirkan pribadi-pribadi yang saleh yang mampu mengabdikan dirinya untuk kehidupan masyarakat luas.
"Pesantren terbukti sudah mampu melahirkan pribadi-pribadi yang saleh. Kesalehan ini muncul bisa dari kedalaman spiritual kiai yang mampu membangkitkan jiwa dan spiritualitas para santri," terang KH Ubaidillah Faqih kepada NU Online di Komplek Pesantren Langitan Widang Tuban, belum lama ini.
Menurut putra tertua almarhum KH Abdullah Faqih tersebut, pengembangan spiritualitas para santri dilakukan melalui belajar, praktik, pelayanan dan pengabdiannya untuk kehidupan masyarakat luas.
Kiai Ubaidillah juga menekankan pentingnya warga pesantren dan masyarakat luas untuk melatih kecerdasan spiritualitasnya dengan berlatih melalui keikhlasan dan penghambaan diri kepada Allah.
"Sebenarnya melalui keikhlasan dan pengabdian diri kepada Allah, spiritualitas seseorang bisa terasah. Seseorang yang demikian ini akan selalu merasa ringan dan sabar dalam menghadapi perjuangan hidup," katanya.
"Selain itu pengembangan spiritualitas juga bisa dilakukan melalui disiplin diri untuk selalu bangun tengah malam menunaikan shalat tahajjud, berdoa, bermunajat kepada Allah, membaca Al-Qurán dan berzikir."
Menurutnya, yang tak kalah penting dalam pengembangan spiritual adalah cinta dan kasih sayang kepada sesama tanpa memandang latar belakang seseorang.
"Cinta dan kasih sayang menjadi instrumen untuk membangun persaudaraan kemanusiaan," pungkasnya. (Masdar)
Terpopuler
1
Pengakuan Korban Pelecehan Gus Idris, Berkedok Syuting Konten Sumpah Pocong
2
Khutbah Jumat: Mempererat Tali Persaudaraan Menjelang Bulan Ramadhan
3
Khutbah Jumat: Menyambut Ramadhan dengan Saling Memaafkan
4
6 Puasa yang Boleh Dilakukan Setelah Nisfu Sya'ban
5
Khutbah Jumat: Menyambut Ramadhan dengan Meningkatkan Kepedulian Sosial
6
Kasus Anak SD Bunuh Diri di Ngada, Kemiskinan Jadi Faktor Risiko, Negara Diminta Hadir
Terkini
Lihat Semua