RMI PBNU Buka Seleksi Beasiswa S1 Al-Azhar Mesir, Tersedia Jurusan Agama dan Sains
NU Online · Rabu, 10 Juni 2026 | 17:30 WIB
Achmad Risky Arwani Maulidi
Kontributor
Jakarta, NU Online
Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) Nahdlatul Ulama (NU) akan membuka seleksi beasiswa sarjana Al-Azhar jalur PBNU mulai 10-17 Juni mendatang. Program ini menyediakan kuota sebanyak 30 peserta. Kuota tersebut dibagi pada jurusan adabi (keagamaan) dan jurusan ilmi (non-keagamaan).
Hal demikian disampaikan salah satu panitia program beasiswa Muhammad Tabrani Basya saat dihubungi NU Online, Rabu (10/6/2026) siang. Ia juga menyampaikan tahapan seleksi yang meliputi administrasi hingga wawancara seputar ke-NU-an dan jurusan yang dipilih.
"Beberapa hal di antaranya tentu wawasan tentang turats atau kitab kuning. Jadi, nanti kemampuan untuk membaca, meng-i'rab, memaknai sampai menjelaskan tentunya," ungkapnya kepada NU Online, Rabu (10/6/2026) siang.
"Kemudian soal-soal lain yang berhubungan dengan jurusan ilmiah seperti kedokteran, teknik, farmasi dan lain-lain itu ada tes bahasa Inggrisnya. Jadi, tidak hanya jurusan keagamaan saja yang kita tes," lanjutnya.
Ia menyebut program ini diadakan dalam rangka mendukung keterlibatan NU dalam perdamaian dunia. Cita-cita ini membutuhkan partisipasi dari berbagai sektor keilmuan.
"Jadi menyempurnakan, melengkapi sisi keulamaan, apalagi memang cita-cita dari NU ini kan ingin menjadi poros tata kelola peradaban dunia. Ini kan cita-cita yang tidak kecil, sehingga perlu upaya-upaya untuk bisa menyempurnakan di setiap lini kan harus diupayakan," ujarnya.
​
Di samping itu, program ini merupakan salah satu upaya untuk menjaga relasi keilmuan antara ulama Indonesia dengan ulama kampus yang ada di Negeri Seribu Menara tersebut.
"Selain itu juga menyambung rantai sanad keilmuan antara Al-Azhar dan Nahdlatul Ulama. Artinya ini adalah suatu kesempatan untuk bagaimana menyambung rantai sanad keilmuan, yang sudah berlangsung selama ini ya kita lanjutkan," kata salah satu anggota IKANU Mesir itu.
Beberapa persyaratan yang perlu disiapkan untuk seleksi beasiswa ini;
- Ijazah/Surat Keterangan Lulus (Madrasah Aliyah/Madrasah Diniyah Ulya/Pendidikan Diniyah Formal) dengan Umur Ijazah maksimal 3 tahun (2026, 2025, 2024)
- Transkrip Nilai Ijazah/Surat Keterangan Lulus
- KTP/Paspor
- Akte Kelahiran
- Surat Rekomendasi Pesantren/Madrasah
- Surat Rekomendasi dari PCNU (Sesuai KTP)
- Pas foto 4x6 (background merah)
- Curriculum Vitae (Format tersedia)
- Surat pernyataan pelamar beasiswa (Format tersedia)
- Sertifikat Prestasi (Opsional)
- memiliki akun digdaya pesantren yang bisa diakses melalui tautan berikut https://digdaya.nu.id/pesantren
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Logo Munas dan Konbes NU 2026, Unduh di Sini
3
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
4
Gelar Konfercab X, PCINU Australia-New Zealand Tegaskan Wajah Diaspora NU yang Inklusif dan Bermanfaat
5
Gempa M7,7 di Mindanao Filipina, BMKG: Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng
6
Gempa M7,8 Guncang Filipina: 35 Orang Meninggal Dunia, Ribuan Bangunan Rusak
Terkini
Lihat Semua