Jakarta, NU Online
Ketua Umum PBNU hasil muktamar ke-33 KH Said Aqil Siroj meminta kepada seluruh pengurus NU dari wilayah, PCNU, MWC sampai Ranting agar menghormati hasil muktamar.
<>
“Muktamar telah selesai, dihadiri oleh para sesepuh, pemilik pesantren dan juga ulama khos. Kita harus menghormati para ulama sepuh karena NU dibangun untuk wadahnya para ulama,” katanya di gedung PBNU, Senin (10/8).
Tentang adanya ketidakpuasan, ia mengakui dan hal tersebut seringkali terjadi setelah muktamar, kongres atau munas.
“Saya hargai perbedaan pendapat, akan tetapi mari kita berpikir jauh ke depan bahwa tantangan ke depan sangat berat. Kita sadar sebagai warga NU, konflik di muktamar atau kepentingan kelompok mari kita tinggalkan. Ke depan, mari kita bersama-sama untuk menjawab atau menghadapi tantangan internal atau eksternal.”
Ia yakin warga NU, apalagi pengurusnya, apalagi kiainya, akan bersikap arif dan bijak, sadar dengan keberadaan ini dan menghormati hasil muktamar.
“Para kiai, apalagi para pengurus NU pasti mempunya hati, basyirah, nurani yang bersih, yang tajam. Saya yakin beliau akan merasa bertanggung jawab ikut memiliki NU. NU bukan miliknya rais aam, atau ketua umum, NU kita warisi dari ulama sepuh dan para auliya. Mari kita kedepankan bahasa spiritualnya, keikhlasan mengabdi kepada Allah melalui NU. Taabud, taqarrub.”
Mengenai berbagai persoalan yang belum selesai, Kiai Said yakin sebagai kaum santri, pasti bisa mengatasi kepentingannya sendiri. Ia merujuk pada hadist Rasulullah setelah perang Badar. “Kita ini baru selesai perang kecil menuju ke jihad besar. Apa jihad besar, yaitu kita mengatasi hawa nafsu kita sendiri.”
“Kita maklumi. Saya menghargai perbedaan beberapa orang yang tidak puas, tetapi mari kita lupakan, mari kita berjihad akbar.” (Mukafi Niam) ilustrasi: foto KH Said Aqil dan KH Salahuddin Wahid dalam sebuah acara
Terpopuler
1
Suyudi Ario Seto Segera Dilantik Presiden Prabowo sebagai Kapolri Hari Ini
2
Khutbah Jumat: Pentingnya Ikhlas dan Meluruskan Niat dalam Beramal
3
Wajah Baru Kepengurusan PBNU 2026-2031: Masuk Dua Tokoh Disabilitas di Kepengurusan
4
Dilantik Jadi Wantimpres, Kiai Said Siap Berikan Pertimbangan Konstruktif untuk Presiden
5
Khutbah Jumat: Memperkuat Akidah di Tengah Munculnya Keraguan tentang Tuhan
6
Khutbah Jumat: Bercanda dan Batasannya dalam Islam
Terkini
Lihat Semua