Lajnah Falakiyah NU Jelaskan Kemungkinan Beda Ramadhan
NU Online · Rabu, 18 Juli 2012 | 03:34 WIB
Jakarta, NU Online
Lajnah Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengundang para pimpinan lembaga, lajnah dan badan otonom di lingkungan NU untuk menjelaskan beberapa hal terkait penetapan awal Ramadhan 1433 H, serta kemungkinan terjadinya perbedaan awal puasa tahun ini.<>
Kegiatan diselenggarakan di ruang pertemuan lantai 5 gedung PBNU, Jalan Kramat raya Jakarta Pusat, Rabu (18/7) hari ini.
“Berbagai perbedaan dalam penetapan awal bulan Ramdhan, Idul Fitri dan Idul Adha perlu kita jelaskan karena ada di kalangan pengurus NU yang belum memahami persoalan ini,” kata Sekretaris Lajnah Falakiyah PBNU H. Nahari Muslih di sela rapat persiapan kegiatan tersebut.
Selain perbedaan yang mungkin terjadi antara NU dengan Muhammadiyah, Lajnah Falakiyah PBNU juga akan memberikan penjelasan mengenai kemungkinan perbedaan dengan sesama NU, terutama dengan beberapa pesantren di Jawa Timur.
“Akan kita jelaskan bahwa perbedaan dengan pesantren atau dengan Jawa Timur kalau pun terjadi itu karena metode yang dipakai berbeda. Namun untuk saat ini kemungkinan terjadi perbedaan dengan pesantren-pesantren sangat kecil, karena sekarang metode yang dipakai hampir semua sama. Kalangan pesantren sudah menerima kitab-kitab atau metode yang kontemporer,” katanya.
Selain menjelaskan kemungkinan perbedaan awal Ramadhan, Lajnah Falakiyah PBNU dalam kegiatan tersebut juga akan menjelaskan ihwal penghitungan jadwal Imsakiyah Ramadhan dan beberapa versi jadwal yang beredar di tengah masyarakat.
Redaktur: A. Khoirul Anam
Penulis : Abdullah Alawi
Terpopuler
1
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
4
Muktamar Ilmu Pengetahuan IV Dorong Lahirnya Gagasan Strategis untuk Bangsa
5
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
6
Mulai 1 Juli 2026, Kemenhaj Alihkan Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus ke Terminal 2F
Terkini
Lihat Semua