Lawan Maroko di Piala Dunia U-17, Pengamat: Lini Pertahanan Indonesia Harus Lebih Solid
NU Online · Rabu, 15 November 2023 | 12:30 WIB
Garuda Muda menjalani latihan recovery di Lapangan A GBT untuk pemain yang bermain penuh melawan Panama, pada Selasa (14/11/2023). (Foto: PSSI)
Malik Ibnu Zaman
Penulis
Jakarta, NU Online
Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 akan melawan Maroko U-17 pada laga terakhir Grup A Piala Dunia U-17. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jawa Timur, Kamis (16/11/2023) pukul 19.00 WIB.
Pengamat Sepakbola Maruf El Rumi mengatakan bahwa ada tiga hal yang harus diperhatikan oleh Garuda Muda saat melawan Maroko U-17. Ketiga hal itu adalah lini pertahanan, lini tengah, dan sayap.
"Pertama, lini pertahanan harus lebih solid lagi. Seperti antisipasi bola silang yang menyebabkan gol pertama Ekuador dan komunikasi antarpemain, sehingga tidak terjadi error seperti saat gol Panama. Apalagi, Maroko memiliki Zakaria Oazane," ujarnya kepada NU Online, Selasa (14/11/2023).
Kedua, lini tengah Timnas Indonesia U-17. Menurut Maruf El Rumi, lini tengah menjadi krusial karena menjadi penyeimbang sekaligus penyambung lini depan. Maruf mengatakan, performa Ji Da Bin, Figo, dan Kafiatur menjadi krusial dan tidak tergantikan.
"Ketiga, sektor sayap yang menjadi kekuatan Indonesia dalam mengalirkan bola ke lini depan. Paling penting fokus pada tim sendiri agar bermain lebih baik dibandingkan dua laga awal," imbuhnya.
Maruf menjelaskan bahwa Maroko di laga pertama tampil menjanjikan dengan menundukkan Panama dengan skor 2-0, lalu di laga kedua Maroko justru menelan kekalahan 0-2 dari Ekuador. Meski begitu, ia menekankan bahwa hal tersebut tak menjadi indikasi kalau Maroko adalah tim yang bisa mudah dikalahkan.
Ia mengungkapkan bahwa hal yang paling penting saat menghadapi Maroko di laga terakhir Grup A Piala Dunia U-17 adalah pemain Timnas Indonesia tidak memiliki rasa grogi. Ia berharap, Garuda Muda bisa mendapat hasil maksimal.
"Akhirnya, semoga Timnas Indonesia bisa mendapatkan hasil terbaik di laga terakhir Piala Dunia U-17," pungkasnya.
Skenario Indonesia Lolos 16 Besar Piala Dunia U-17
1. Lolos juara Grup A: menang lawan Maroko dan Ekuador kalah dari Panama di laga terakhir.
2. Lolos juara Grup A: menang lawan Maroko lebih dari 3 gol, dan Ekuador imbang atau kalah dari Panama.
3. Runner-up Grup A: menang lawan Maroko, dan Ekuador menang menghadapi Panama.
4. Peringkat 3 terbaik: imbang atau kalah melawan Maroko, tapi tergantung pada pertandingan tim lain di grup B, C, D, E, dan F
Garuda Muda Siap Kalahkan Maroko
Gelandang tim U-17 Indonesia, Ji Da Bin menyatakan siap membawa timnya memenuhi target lolos ke babak 16 besar. Ia mengaku akan bermain secara maksimal untuk mengalahkan Maroko.
"Kami target lolos ke babak selanjutnya, babak 16 besar. Kami harus siap semaksimal mungkin untuk laga selanjutnya. Saya dalam kondisi fit. Teman-teman juga siap melawan Maroko," ucapnya dilansir situs resmi PSSI.
Ji Da Bin tak ingin timnya lengah melihat Maroko menuai kekalahan saat menghadapi Ekuador. Ia dan skuad Garuda Muda lainnya akan waspada karena mengetahui tim Maroko memiliki kualitas yang bagus.
"Kami harus waspada karena mereka punya kualitas yang bagus. Kami harus kurangi kesalahan pribadi masing-masing," imbuhnya.
Ia kemudian meminta dukungan dari suporter yang selama ini ikut memenuhi Stadion GBT. Kehadiran penonton akan menambah motivasi pemain demi meraih kemenangan perdana di Piala Dunia U-17 2023.
"Terima kasih telah mendukung kami dalam dua pertandingan. Saya mohon dukungannya untuk laga selanjutnya dan ramaikan stadionnya," ujar Ji Da Bin.
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua