Mahasiswa Kesulitan Bayar UKT, LPTNU Siapkan Dua Langkah Antisipasi
NU Online Ā· Selasa, 9 Juni 2026 | 18:00 WIB
Ketua Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Prof Ainun Na'im di Lantai 8 Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, pada Selasa (9/6/2026). (Foto: Ilham Risdianto)
Haekal Attar
Penulis
Jakarta, NU OnlineĀ
Ketua Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Prof Ainun Na'im menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah untuk memastikan mahasiswa tetap dapat melanjutkan pendidikan tinggi. Menurutnya, akses terhadap pendidikan tinggi perlu terus dijaga karena ilmu pengetahuan memiliki peran penting bagi kemajuan bangsa dan agama.
"Selama ini kita sudah mengupayakan membantu mahasiswa," katanya kepada NU Online di Lantai 8 Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, pada Selasa (9/6/2026).
Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) itu mengungkapkan bahwa mahasiswa yang tidak melanjutkan pendidikan umumnya disebabkan oleh dua faktor utama, yakni keterbatasan ekonomi atau perubahan pilihan karier yang membuat mereka lebih memilih bekerja.
Terkait polemik mahasiswa yang mengalami kesulitan ekonomi, Prof Ainun mengaku telah berupaya membantu melalui berbagai sumber pembiayaan pendidikan.Ā
"Kalau tidak mampu kita bantu melalui misalnya kita carikan dana dari KIP (Kartu Indonesia Pintar) kuliah, dari Baznas (Badan Amil Zakat Nasional), juga dari lembaga-lembaga yang menyediakan beasiswa lainnya," jelasnya.
Sementara itu, bagi mahasiswa yang memilih bekerja atau memiliki kebutuhan karier tertentu, ia telah menyiapkan skema perkuliahan yang lebih fleksibel.Ā
Menurutnya, kebijakan tersebut memungkinkan mahasiswa tetap dapat melanjutkan studi sambil bekerja sehingga pendidikan tinggi tetap dapat diakses tanpa harus meninggalkan aktivitas profesional mereka.
Diketahui, PBNU terus menggencarkan pendidikan yang bermutu untuk seluruh warga nahdliyin. Terbaru, PBNU dan Universitas Indonesia (UI) telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait enguatan kerja sama di bidang akademik dan layanan sosial di Gedung PBNU Lantai 1, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Rabu (13/5/2026).Ā
āHari ini kita secara resmi melakukan penandatanganan MoU antara PBNU dengan Universitas Indonesia yang nantinya akan mencakup wilayah kerja sama luas, mulai dari bidang akademik hingga berbagai layanan masyarakat yang selama ini menjadi domain NU,ā kata Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf.
Gus Yahya, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa kerja sama ini juga mencakup pengembangan kerangka transformasi NU. Menurutnya, NU hanya dapat berkembang apabila dua sayap utamanya diperkuat, yakni sistem layanan sosial dan korporasi ekonomi.Ā
āDua hal ini lapangannya sangat terbuka. NU akan mendapatkan manfaat besar sekali dengan kesediaan UI mendukung agenda NU,ā katanya.
Terpopuler
1
Maju Calon Ketua Umum PBNU, Gus Yusuf Soroti Tata Kelola Organisasi dan Penguatan Pesantren
2
Khutbah Jumat: Menyeimbangkan Antara Percaya Takdir dan Tuntutan Menjaga Kesehatan
3
Khutbah Jumat: Menjaga Kesehatan dengan Berolahraga, Ikhtiar Menjaga Amanah dari Allah
4
Gus Rozin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Bawa Misi Benahi Organisasi
5
Kongres Umat Islam Indonesia Usulkan Pembentukan Danantara Syariah untuk Konsolidasikan Ekonomi Umat
6
Prabowo Tuding Masih Ada Londo Ireng dengan Wajah Wartawan hingga LSM
Terkini
Lihat Semua