Mbah Zainal Dishalati Ratusan Kali, Diantar Ribuan Santri
NU Online · Ahad, 16 Februari 2014 | 15:02 WIB
Yogyakarta, NU Online
Raut kesedihan dan kehilangan jelas terlihat pada wajah ribuan santri dan pengunjung yang hadir dari berbagai daerah menjelang prosesi pemakaman almarhum KH Zainal Abidin Munawwir , Ahad (16/2), tepat pukul 14.00, di makam Sorowajan, Yogyakarta.
<>
Jenazah pengasuh Pondok Pesantren al-Munawwir Krapyak dan santri langsung KH Ali Makshum ini diantar ke makam keluarga al-Munawwir di Sorowajan setelah ratusan kali dishalatkan para santri, alumni pesantren, dari masyarakat dari bermacam kalangan sejak Sabtu malam.
Ribuan pentakziyah bahu-membahu dan bergantian menggotong jenazah Mbah Zainal. Ada juga yang membuat pagar jalan untuk jenazah Mbah Zainal. Semua yang hadir seolah tak ingin ketinggalan mengantarkan Jenazah Mbah Zainal di tengah sisa abu Gunung Kelud yang beterbangan. Jarak lokasi makam sekitar 1 km dari Pesantren al-Munawwir.
“Kami menghaturkan banyak terima kasih kepada para panjenangan semua. Semoga amal ibadah saya dan panjenangan menjadi amal jariyah,” kata KH Attabiq Ali, perwakilan dari pihak keluarga sambil menitihkan air mata tatkala memberikan sambutan.
Drs Kiai Ali As'ad, mewakili para alumni santri, menyampaikan, ada perbedaan yang jelas antara Mbah Ali Maksum dan Mbah Zainal. Tapi justru di situlah letak keistimewaannya.
"Kalau Mbah Ali Maksum itu prinsipnya kabeh ilmu kudu dilakoni (semua ilmu harus dijalankan) tapi jika Mbah Zainal itu kabeh laku kudu dingilmoni (semua perbuatan itu harus ada ilmunya). Semoga mereka berdua diterima di sisi-Nya," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bantul Sumarno juga menyampaikan duka mendalamnya sepeninggal Mbah Zainal. "Hari ini, kita telah kehilangan seorang ulama besar dan panutan bagi kita semua," katanya. (Nur Rokhim/Nur Sholikhin/Mahbib)
Terpopuler
1
Film Pesta Babi: Antara Pembangunan dan Kezaliman atas Tanah Adat
2
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
3
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
4
Kemenhaj Tetap Izinkan Jamaah Haji Bayar Dam di Tanah Air
5
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
6
200 Ribu Anak Terpapar Judol, Komdigi: Peran Tokoh Agama hingga Orang Tua Penting sebagai Benteng
Terkini
Lihat Semua