Menag Berkepentingan dengan Hasil Munas NU
NU Online · Sabtu, 1 November 2014 | 13:30 WIB
Jakarta, NU Online
Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin mengapresiasi penyelenggaraan Musyawarah Nasional dan Konferensi Besar NU 2014 yang menyoroti isu kehidupan beragama. Hal ini akan menunjang program Kemenag yang tengah menggalakkan gerakan deradikalisasi agama.
<>
“Kami sangat berkepentingan dengan hasil Munas ini karena di dalamnya disinggung soal pemahaman keagamaan dan bagaimana agama bersikap dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya kepada wartawan selepas acara pembukaan Munas-Konbes NU 2014 di kantor PBNU, Jakarta, Sabtu (1/11).
Munas NU yang akan berakhir Ahad (2/11) ini di antaranya mendiskkusikan kode etik penyiaran agama yang meliputi pula wewenang dan batasan negara mengatur kehidupan beragama, etika dakwah, penghargaan tradisi, dan penguatan harmoni di kalangan lintas agama.
Lukman menunggu hasil pembahasan Munas NU. Menurtnya, NU mempunyai sejarah panjang tentang keterlibatannya dalam menjaga NKRI. “Saya menilai paham NU juga sangat cocok dengan jati diri bangsa ini,” katanya.
Putra tokoh NU KH Saifuddin Zuhri ini mengatakan, bulan depan Kementerian Agama mulai bergerak melaksanakan program deradikalisasi yang bekerja sama dengan Mahkamah Konstitusi. Karenanya, rekomendasi Munas NU menjadi bahan penting bagi usaha menghapus ekstremisme dalam bergama dan membangun kesadaran berkonstitusi tersebut.
Lukman menilai, forum tertinggi setelah Muktamar NU ini merupakan salah satu tradisi yang baik karena dilakukan oleh para ulama kompeten dan melalui kajian mendalam terhadap teks-teks keagamaan.
Secara terpisah, Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Marwan Ja’far juga mendukung penuh terselenggaranya Munas-Konbes NU. Ia berharap, hasil Munas dapat dikoordinasikan kepada pihaknya untuk ditindak lanjuti. “Tentu saya siap melaksanakan rekomendasi Munas nanti sesuai tupoksi (tigas poko dan fungsi) saya,” tuturnya. (Mahbib Khoiron)
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
5
Tiga Jurnalis Indonesia Bersama Aktivis Ditangkap Israel, Dewan Pers Minta Pemerintah Bertindak
6
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
Terkini
Lihat Semua