PBNU Serukan Nahdliyin Bentuk Struktur NU Tingkat Masjid
NU Online · Ahad, 6 Januari 2013 | 12:15 WIB
Majalengka, NU Online
Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Masdar Farid Mas'udi menyerukan kepada warga Nahdliyin untuk membentuk kepengurusan NU di tingkat anak ranting atau dusun berbasis masjid.
<>
Seruan ini muncul dalam Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Lembaga Ta'mir Masjid NU (LTMNU) Kabupaten Majalengka dan Kota Cirebon di Masjid al-Ikhlas Panjalin Kidul, Sumberjaya, Majalengka, Jawa Barat, Ahad (6/1). Rapimda diikuti oleh sedikitnya 200 peserta dari 31 kecamatan.
Menurut Masdar, usaha itu mudah dilakukan dengan memanfaatkan potensi yang sudah tersedia di masjid-masjid NU. Pemilihan pengurus bisa mengacu pada susunan dewan kemakmuran masjid yang sudah terbentuk.
"Imam masjidnya di-syuriyahkan. Ketua harian yang suka ke sana ke mari di-tanfidziyahkan," usulnya.
Dalam hal ini, demikian Masdar, Pengurus Cabang dan Majlis Wakil Cabang NU dituntut aktif. Pembentukan kepengurusan di tingkat dukuh ini juga meliputi lembaga/lajnah dan badan otonom NU, seperti IPNU, IPPNU, Muslimat NU, Fatayat NU, dan GP Ansor.
"MWC saja yang meng-SK-kan (memberi surat keputusan/melantik, Red). Tidak usah jauh-jauh," imbuh kiai alumni Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta ini.
Masdar menjelaskan, dengan adanya struktur NU di tingkat masjid, NU secara mudah dapat memberdayakan umatnya. Langkah ini juga termasuk usaha pembentengan diri dari penguasaan masjid oleh sejumlah kelompok berpaham ekstrem.
Redaktur: Mukafi Niam
Penulis : Mahbib Khoiron
Terpopuler
1
Para Kiai Sepuh Sarankan Presiden Prabowo Tindak Tegas Pejabat yang Ikut Campur Muktamar Ke-35 NU
2
Ini Jadwal Lengkap Agenda Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang
3
KH Ma’ruf Amin: Calon Ketua Umum PBNU Harus Punya Kapasitas Manajerial dan Teknokratis
4
Muktamar Ke-35 NU Dibuka Kamis 27 Agustus Pukul 15.00 WIB oleh Presiden Prabowo
5
Muktamar NU: Absennya Tema Besar dan Agenda Kerakyatan
6
Anjuran Merayakan Maulid Nabi Muhammad dan Dalil-Dalilnya
Terkini
Lihat Semua