Pelajar Miliki Peran Strategis Teguhkan Islam Nusantara
NU Online · Ahad, 21 Juni 2015 | 11:02 WIB
Tasikmalaya, NU Online
Pelajar sebagai generasi penerus memiliki peran yang sangat setrategis dalam meneguhkan Islam Nusantara yang merupakan perjuangan para Ajengan/kiai yang berjuang dengan tulus dan ikhlas untuk rakyat, agama dan bangsa tercinta ini.<>
Hal itu disampaikan Fikri Nursamsi, Ketua PC IPNU Kabupaten Tasikmalaya saat ditemui NU Online di Sekretariat PC IPNU Kabupaten Tasikmalaya Jl Raya timur No 505 Badakpaeh Cipakat Singaparna, Sabtu (20/6).
“Pelajar yang saya maksud adalah Santri, pelajar dan mahasiswa. Ini seringkali menjadi incaran kelompok yang tidak suka dengan Islam Nusantara, karena pentingnya peran pelajar dalam menentukan kehidupan berbangsa dan bernegara dimasa depan,” terang Fikri.
Pemuda hari ini, lanjutnya, adalah pemimpin dimasa yang akan dating. Di tangan pemudalah suatu umat dan di kaki merekalah kehidupan umat. Dengan ini jelas bahwa pelajar sangat diharapkan kontribusinya di masa yang akan datang yang dalam hal ini salah satunya adalah meneguhkan Islam Nusantara.
“Ini juga merupakan PR bagi kami atas nama PC IPNU untuk bisa mengawal dan meyakinkan rekan-rekan pelajar untuk teguh memperjuangkan dan memahami tentang Islam secara mendalam, supaya tidak salah dalam memaknainya,” jelasnya.
Dan pesantren, imbuhnya, merupakan salah satu tempat yang sangat penting dalam meneguhkan Islam Nusantara. Sebab itu, dirinya sangat setuju dan mendukung dengan gerakan nasional ayo mondok yang sekarang sedang digalakan.
“Belajar, berjuang dan bertaqwa itulah peran kita sekarang sebagai pelajar untuk menyongsong masa depan, dengan ini kita bisa meneguhkan Islam Nusantara dan bisa memberikan manfaat yang besar bagi agama, bangsa dan Negara,” tandasnya. (Husni Mubarok/Fathoni)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
3
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
4
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
5
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
6
Jelang Muktamar Ke-35 NU, PBNU Bakal Cek Kesiapan Lokasi dan Istighotsah Terbatas di Jombang pada 20 Agustus 2026
Terkini
Lihat Semua