Pemda Bogor Diselimuti "Kain Sarung"
NU Online · Ahad, 3 Februari 2013 | 01:00 WIB
Jakarta, NU Online
Pemandangan yang berbeda, Sabtu (2/2), Komplek Pemda Bogor di penuhi dengan warga Nahdliyin yang datang dari berbagai penjuru pelosok negeri. Sepanjang Jalan Tegar beriman dan Jalan Bersih Kaum Nahdliyin berbondong-bondong menuju Masjid Baitul Faizin-Pemda Bogor.<>
Dengan berpakaian kain sarung, mereka rela berjalan sekitar 3 kilometer untuk menuju lokasi pembacaan shalawat Fatih sebanyak 1 milyar oleh para ikhwan Tijaniyah.
Suasana seperti ini jauh dibanding dengan kondisi seperti hari biasa. Suasana malam minggu yang biasanya dipenuhi dengan muda-mudi yang bercengkrama, saat ini dipenuhi dengan Kaum Sarungan dan Ibu-Ibu Muslimat yang berjalan menuju tempat dzikir, terasa damai dan Sejuk. Dan wajah-wajah mereka tidak sedikitpun tergambar anarkisme dan radikalisme.
Wajah-wajah keikhlasan dan keluguan Jamaah yang datang dari berbagai pelosok dengan khusuk mengikuti dzikir yang di pimpin oleh Habib Ja’far dari Probolinggo. Masjid penuh sesak oleh Jamaah, bahkan tempat-tempat yang seharusnya tidak dipakai untuk acara dengan terpaksa dipakai dengan alas an darurat, Taman Masjid, halaman, Jalan bahkan Kamar Mandi hamper semua penuh, Jamaah rela menggelar Koran bahkan tanpa alas duduk bersila khusuk mengikuti dzikir.
Ketua Panitia yang juga sekaligus ketua PCNU Kabupaten Bogor, KH Romdon mengatakan, antusiasme Jamaah di luar prediksi, sampai-sampai ada rekruitmen panitia dadakan untuk mengcover beberapa tenaga kepanitiaan yang kurang.
“Masjid ini yang berkapasitas 10.000 orang untuk ruangan dalam tentu tidak akan dapat menampung jamaah yang segini banyaknya,” tegasnya. “Menurut laporan panitia yang mengurusi registrasi sudah ada 583 Bus yang telah datang, dan sebagian masih di jalan,” tambah Romdon.
Koordinator logistik, H Amir mengatakan, bantuan para donatur yang berhasil dihimpun adalah air mineral sebanyak 2500 dus, Beras 8 Ton, dan sapi 23 Ekor.
Sekretaris PCNU Kabupaten Bogor, Akhsan Ustadhi mengatakan, acara hari berakhir sampai pukul 03:00 dini hari, dan akan dilanjut pada 08:00 pagi hari, yaitu puncak acara di Lapangan Tegar Beriman Istighosah Kubro.
Redaktur: A. Khoirul Anam
Terpopuler
1
Para Kiai Sepuh ‘Turun Gunung’ Jelang Muktamar 1984
2
Kiai Zulfa: Yang Sudah Jadi Pejabat dan Menteri Tak Perlu Dipaksa Mimpin NU
3
BEM PTNU Se-Nusantara Desak DPR RI Evaluasi Menyeluruh Tata Kelola Kejaksaan demi Perkuat Kepercayaan Publik
4
LF PBNU Sebut Suara Dentuman Semalam Berasal dari Meteor Jatuh
5
18 Tahun Bertahan di Tengah Tambang, Warga Kalimantan Selatan Tuntut Keadilan Lingkungan
6
Kalkulator Waris NU Online: Hitung Hak Ahli Waris dalam Sekejap
Terkini
Lihat Semua