Pergunu Harus Punya Komitmen Tingkatkan Kulitas Guru NU
NU Online · Ahad, 8 Maret 2015 | 21:19 WIB
Bogor, NU Online
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) KH Asep Saifuddin Chalim mengatakan, guru NU harus punya komitmen untuk menumbuhkembangkan faham Ahlusunnah wal Jama’ah di tempat mengajar masing-masing.
<>
Menurut Asep, guru-guru NU tetap harus melakukan hal itu meski tidak ada muatan lokal Aswaja. “Aswaja harus disisipkan pada semua bidang studi ketika guru memberikan pelajaran di kelas,” tegasnya pada pelantikan Pimpinan Cabang Pergunu Kabupaten Bogor Sabtu, (7/3).
Tak hanya itu, Asep juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas guru-guru NU. Pernyataannya itu diperkuat Wakil Sekretaris Wilayah Pergunu Jawa Barat, Saepulloh, yang dalam waktu dekat akan melakukan kerja sama dengan UNU Cirebon dan UNINUS Bandung. “MoU sudah kami tandatangani awal maret lalu,” tambahnya yang hadir pada kesempatan itu.
Di tempat yang sama, Ketua Pimpinan Cabang Pergunu Kabupaten Bogor Ahmad Yani Matsani mengatakan, peningkatan kualitas guru NU penting dilakukan karena memikul tanggung jawab yang besar yaitu memberikan manfaat bagi umat.
Setelah pelantikan ini, kata dia, Pergunu akan segera menyusun program program kerja Pergunu kabupaten bogor 5 tahun ke depan.
Pria berdarah Madura yang menjadi salah satu Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Ulum Lido ini percaya bahwa Pergunu akan membawa perubahan yang signifikan bagi gerakan pendidik dan pendidikan di Kabupaten Bogor.
Sementara Ketua PCNU Kabupaten Bogor KH Romdon mengatakan, Pergunu mempunyai peran strategis dalam perubahan mainset pendidikan yaitu mengembalikan niat dan tujuan guru dalam mendidik dengan ke ikhlasan agar kelak emreka mendapatkan keberkahan atas ilimu yang mereka dapat saat ini.
Acara yang dilaksanakan di Hotel Grand Orri Citeureup ini dihadiri seperti Kepala Seksi Pendais Kemenag Kabupaten Bogor Dadan O Farid. Dia berharap Pergunu segera menunjukkan eksistensinya dengan mengadakan kegiatan kegiatan yang positif di dunia pendidikan Kabupaten Bogor. (Akhsan Ustadhi/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
LF PBNU Umumkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026
2
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
3
Ini Lafal Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah
4
LF PBNU Instruksikan Rukyatul Hilal Awal Muharram 1448 H Sore Ini
5
Lafal Niat Puasa Muharram, Tasua, dan Asyura
6
BEM UI Dukung Gelombang Aksi di Berbagai Daerah, Siapkan Gerakan Lanjutan
Terkini
Lihat Semua