Nasional

Pesan Rais Aam PBNU kepada Pengurus 25 Hari Jelang Muktamar Ke-35 NU

NU Online  ·  Selasa, 7 Juli 2026 | 14:30 WIB

Pesan Rais Aam PBNU kepada Pengurus 25 Hari Jelang Muktamar Ke-35 NU

Rapat Gabungan Harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU di Lantai 8 Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026). (Foto: NU Online/Haekal)

Jakarta, NU Online

Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar, mengajak seluruh pengurus PBNU masa khidmah 2021–2026 untuk terus menjaga niat berkhidmah kepada Nahdlatul Ulama hingga berakhirnya masa kepengurusan.


Ajakan tersebut disampaikan Kiai Miftach dalam Rapat Gabungan Harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU di Lantai 8 Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026).


"Alhamdulillah, nyawa kita kurang 25 hari lagi sudah ada di tenggorokan. Kita masuk sebagai pengurus NU dengan baik-baik, berniat (nawaitu) untuk khidmah di NU. Tentu kewajiban kita adalah mempertahankan niat yang baik ini," katanya.


"Tinggal beberapa hari lagi, semoga kita bisa bertahan dan memperoleh husnul khatimah," sambungnya.


Kiai Miftach menjelaskan, agenda utama rapat tersebut adalah mendengarkan laporan Tim Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU yang telah melakukan peninjauan ke sejumlah pesantren di berbagai daerah.


"Cukup banyak pesantren yang disurvei. Nanti kita dengarkan dan pahami secara saksama, lalu kita rembug bersama dengan niat yang tulus, tanpa kepentingan apa pun," ujarnya.


Ia juga menegaskan bahwa selama ini dirinya tidak pernah mengarahkan pilihan kepada lokasi tertentu untuk penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU. Menurutnya, mekanisme penentuan lokasi pada awalnya diserahkan kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) yang mengikuti Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU.


"Selama ini saya juga tidak pernah menyebut tempat. Saya serahkan kepada mekanisme yang ada," katanya.


Namun, karena usulan yang berkembang mengarah pada beberapa pesantren di satu wilayah, proses penetapan lokasi kemudian dikembalikan kepada PBNU.


"Oleh karena itu, sebagaimana penentuan lokasi Munas dan Konbes, kita juga mengirimkan tim survei. Kemarin, untuk Muktamar, tim survei juga telah diterjunkan," katanya.


Sebelumnya, Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 yang digelar di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, telah menyepakati pelaksanaan Muktamar ke-35 NU pada 1–5 Agustus 2026.


Hingga kini, lokasi penyelenggaraan Muktamar masih dalam proses penetapan. Untuk itu, Wakil Ketua Umum PBNU H Amin Said Husni telah menerjunkan Tim Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU ke sembilan pesantren di lima provinsi, yakni Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sumatera Barat, pada Sabtu-Ahad (4–5/7/2026).

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang