Pimpin Doa Pelantikan PBNU 2026-2031, KH Aniq Muhammadun Mohon Keberkahan untuk NU
NU Online · Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:00 WIB
Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH M Aniq Muhammadun saat memimpin doa dalam Pelantikan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Masa Khidmah 2026-2031, di Pondok Pesantren Al-Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (24/10/2026). (Foto
Husnul Khotimah
Kontributor
Jakarta, NU Online
Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH M Aniq Muhammadun mendoakan agar Jam'iyah Nahdlatul Ulama selalu dilimpahi keberkahan dan keselamatan dari awal berdirinya hingga akhir zaman. Kiai Aniq bahkan mengulangnya sebanyak tiga kali.
"Ya Allah, jadikanlah organisasi kami, Nahdlatul Ulama, sebagai organisasi yang diberkahi dari permulaannya hingga akhir zaman (hari kiamat)," ungkapnya saat memimpin doa dalam Pelantikan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Masa Khidmah 2026-2031, di Pondok Pesantren Al-Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (24/10/2026).
Kiai Aniq turut mendoakan warga Nahdliyin agar senantiasa berpegang teguh pada Al-Qur'an dan Sunnah, serta Imam Madzhab.
"Dan jadikanlah para anggotanya/warganya termasuk orang-orang yang berpegang teguh pada Kitabullah (Al-Qur'an) dan Sunnah Rasulullah, serta termasuk orang-orang yang mengikuti para imam mazhab yang empat," lanjutnya.
Berikut teks lengkap doa Kiai Aniq.
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْأَهْوَالِ وَالْآفَاتِ، وَتَقْضِيْ لَنَا بِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ، وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ، وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ، وَتُبَلِّغُنَا بِهَا أَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِي الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ. وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ.
(Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad. Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, dengan rahmat yang dengannya Engkau menyelamatkan kami dari segala ketakutan dan bencana, Engkau memenuhi segala kebutuhan kami, Engkau menyucikan kami dari segala keburukan, Engkau mengangkat kami di sisi-Mu ke derajat yang paling tinggi, dan Engkau menyampaikan kami kepada tujuan yang paling sempurna dari segala kebaikan, baik semasa hidup maupun setelah mati. Serta kepada keluarga dan para sahabatnya, sebanyak jumlah setiap hal yang Engkau ketahui.)
اَللّٰهُمَّ أَسْبِلْ عَلَيْنَا كَنَفَ سِتْرِكَ، وَأَدْخِلْنَا فِيْ مَكْنُوْنِ غَيْبِكَ، وَاحْجُبْنَا عَنْ شِرَارِ خَلْقِكَ، وَحُلْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ الرَّزَايَا وَالْبَلَايَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.
(Ya Allah, bentangkanlah kepada kami tirai perlindungan dan penutup-Mu, masukkanlah kami ke dalam rahasia gaib-Mu yang tersembunyi, lindungilah kami dari keburukan makhluk-makhluk-Mu, dan batasilah/halangilah antara kami dengan segala marabahaya serta malapetaka seluruhnya, wahai Dzat yang Paling Maha Penyayang.)
اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ جَمْعِيَّتَنَا نَهْضَةَ الْعُلَمَاءِ جَمْعِيَّةً مُبَارَكَةً مِنْ أَوَّلِهَا إِلَى آخِرِ السَّاعَةِ.
اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ جَمْعِيَّتَنَا نَهْضَةَ الْعُلَمَاءِ جَمْعِيَّةً مُبَارَكَةً مِنْ أَوَّلِهَا إِلَى آخِرِ السَّاعَةِ.
اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ جَمْعِيَّتَنَا نَهْضَةَ الْعُلَمَاءِ جَمْعِيَّةً مُبَارَكَةً مِنْ أَوَّلِهَا إِلَى آخِرِ السَّاعَةِ.
وَاجْعَلْ أَهْلَهَا مِنَ الْمُتَمَسِّكِيْنَ بِكِتَابِ اللّٰهِ وَسُنَّةِ رَسُوْلِ اللّٰهِ، وَمِنَ الْمُتَّبِعِيْنَ لِأَهْلِ الْمَذَاهِبِ الْأَرْبَعَةِ.
(Ya Allah, jadikanlah organisasi kami, Nahdlatul Ulama, sebagai organisasi yang diberkahi dari permulaannya hingga akhir zaman (hari kiamat).
Ya Allah, jadikanlah organisasi kami, Nahdlatul Ulama, sebagai organisasi yang diberkahi dari permulaannya hingga akhir zaman.
Ya Allah, jadikanlah organisasi kami, Nahdlatul Ulama, sebagai organisasi yang diberkahi dari permulaannya hingga akhir zaman.
Dan jadikanlah para anggotanya/warganya termasuk orang-orang yang berpegang teguh pada Kitabullah (Al-Qur'an) dan Sunnah Rasulullah, serta termasuk orang-orang yang mengikuti para imam mazhab yang empat.)
اَللّٰهُمَّ يَسِّرْ لَنَا أُمُوْرَنَا، اَللّٰهُمَّ يَسِّرْ لَنَا أُمُوْرَنَا، اَللّٰهُمَّ يَسِّرْ لَنَا أُمُوْرَنَا، مَعَ الرَّاحَةِ فِيْ قُلُوْبِنَا وَأَبْدَانِنَا، وَالسَّلَامَةِ وَالْعَافِيَةِ فِيْ دِيْنِنَا وَدُنْيَانَا وَآخِرَتِنَا، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ.
(Ya Allah, mudahkanlah bagi kami urusan-urusan kami. Ya Allah, mudahkanlah bagi kami urusan-urusan kami. Ya Allah, mudahkanlah bagi kami urusan-urusan kami, disertai dengan ketenangan pada hati dan fisik kami, serta keselamatan dan kesehatan dalam agama kami, dunia kami, dan akhirat kami. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.)
اَللّٰهُمَّ سَلِّمْنَا وَالْمُسْلِمِيْنَ، اَللّٰهُمَّ سَلِّمْنَا وَالْمُسْلِمِيْنَ، اَللّٰهُمَّ سَلِّمْنَا وَالْمُسْلِمِيْنَ، خُصُوْصًا النَّهْضِيِّيْنَ مِنْ آفَاتِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الْآخِرَةِ، بِحُرْمَةِ الْفَاتِحَةِ، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ.
بِحَقِّ الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَبِشَفَاعَةِ نَبِيِّكَ الْكَرِيْمِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَلَيْهِ السَّلَامُ، بِجَاهِ الْقُطْبِ الرَّبَّانِيِّ سَيِّدِنَا عَبْدِ الْقَادِرِ الْجِيْلَانِيِّ قَدَّسَ اللّٰهُ سِرَّهُ وَنَوَّرَ ضَريْحَهُ ...
(Ya Allah, selamatkanlah kami dan kaum Muslimin. Ya Allah, selamatkanlah kami dan kaum muslimin. Ya Allah, selamatkanlah kami dan kaum muslimin, khususnya warga Nahdliyin, dari bencana dunia dan azab akhirat, dengan kehormatan (wasilah) Surah Al-Fatihah, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Dengan kebenaran Al-Qur'an yang agung, dan dengan syafaat Nabi kami yang mulia, junjungan kami Nabi Muhammad alaihis salam, serta dengan kedudukan mulia sang Quthub Rabbani junjungan kami Syekh Abdul Qadir Al-Jailani semoga Allah menyucikan rahasia ruhaninya, menerangi kuburnya, dan ...)
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُّريَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ إِمَامًا.
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ، وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ.
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، بِبَرَكَةِ الْفَاتِحَةِ.
(Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan hidup kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam (pemimpin) bagi orang-orang yang bertakwa. Wahai Tuhan kami, terimalah (amal ibadah) dari kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang. Maha Suci Tuhanmu, Tuhan Yang Memiliki Keagungan dari apa yang mereka sifatkan. Dan selamat sejahtera atas para rasul. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, dengan berkah Al-Fatihah.)
Terpopuler
1
Rais Aam PBNU Sempatkan Ngaji Al-Hikam Sebelum Berangkat Rapat Koordinasi ke Jakarta
2
Khutbah Jumat: 6 Teladan Nabi Yahya bagi Generasi Muda
3
Khutbah Jumat: Krisis Integritas, Ketika Dosa Dianggap Biasa
4
Khutbah Jumat: Menjaga Makanan Halal, Menjaga Keberkahan Hidup
5
Khutbah Jumat: Negara Harus Tegas Menindak Korporasi Pembakar Hutan
6
Khutbah Bahasa Jawa: Tanggungjawab Pemerintah ing Perkara Kebakaran Hutan lan Kesusahane Rakyat
Terkini
Lihat Semua