Puncak Haul Ke-6 KH Hasyim Muzadi Diisi Doa Bersama
NU Online · Sabtu, 18 Maret 2023 | 09:00 WIB
Depok, NU Online
Puncak Haul Ke-6 KH Hasyim Muzadi diisi dengan acara doa bersama secara langsung di depan maqbarah almarhum. Acara yang diselenggarakan secara internal pada Kamis (16/3/2023) tersebut dihadiri oleh keluarga besar KH Hasyim Muzadi baik dari Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Depok maupun Malang, para santri, alumni, dan muhibbin Kiai Hasyim Muzadi.
Doa bersama diawali dengan pembacaan khatmil Qur’an oleh para santri, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tahlil.
Sebelumnya, pesantren telah mengadakan berbagai rangkaian acara pra-haul, seperti khataman Al-Qur’an, Halaqah Nasional yang bekerja sama dengan Balitbang Kemenag RI dan Silatnas.
Gus Yusron Shidqi, putra almarhum KH Hasyim Muzadi mengucapkan banyak terima kasih kepada jamaah dan masyarakat yang hadir dalam doa bersama tersebut.
"Terima kasih atas segala upaya. Biarlah Allah yang membalas. Karena kita yakin balasan Allah lebih baik dan lebih sempurna dari balasan manusia. Mudah-mudahan haul ini dan haul seterusnya menjadi bahan awal perjuangan bukan hanya untuk Abah tapi untuk kita semua," ungkap Gus Yusron yang kini mengemban amanah sebagai Pengasuh Pesantren Al-Hikam.
Senada dengan Gus Yusron, Arif Zamhari menantu KH Hasyim Muzadi menegaskan bahwa haul Kiai Hasyim ini diadakan sebagai ungkapan syukur dengan berupaya melanjutkan perjuangan dan pemikirannya.
"Pemikiran, ide-ide beliau saya kira selalu relevan dengan perkembangan zaman," kata Arif Zamhari.
Tradisi haul yang melekat dalam dunia pesantren merupakan bentuk dari silat al-ruh (menjalin hubungan ruh) dengan orang yang dihauli. Hal tersebut disampaikan oleh Kiai Mohammad Nafi’ dalam sambutannya.
"Yang tak kalah pentingnya, manfaat haul ini juga sebagai bentuk menyambung sanad keilmuan dan mempererat tali silaturahim antarsantri, guru, muhibbin," tutur Kiai Nafi yang Pengasuh Pesantren Al-Hikam Malang.
Kontributor: Muhammad Izharuddin
Editor: Kendi Setiawan
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
5
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua