Suarakan Keadilan, PMII Depok Jalan Kaki Depok-Bandung
NU Online · Sabtu, 4 Januari 2014 | 01:01 WIB
Jakarta, NU Online
Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Depok Universias Indonesia memiliki cara tersendiri dalam menyambut tahun baru 2014. Wajah keadilan di Indonesia yang dianggap suram digambarkan dengan aksi simbolis berupa jalan kaki dari Depok ke Bandung, Jawa Barat.
<>
Beberapa kader PC PMII Depok, antara lain Muzain, Fajar, dan Akbar berjalan kaki sejauh 169 KM dari sekretariat PC PMII Depok di Jalan Margonda Depok menuju ke kantor Pengadilan Negeri Bandung. Perjalanan dimulai sejak 30 Desember 2013 dan sampai ke tujuan Jumat kemarin, 3 Januari 2014.
Kantor Pengadilan Negeri Bandung dipilih karena ia merupakan perlambang penegakkan hukum di Jawa Barat. Di tempat ini pula aktivis PMII Indramayu, Rojak, disidang lantaran aksi demo bersama rekan-rekannya membela hak petani Indramayu.
“Memang perjalanan ini sebagai simbolisasi bahwa keadaaan hukum di Indonesia masih sangatlah jauh bagi mereka orang pinggiran (pejalan kaki),” bunyi siaran pers yang diterima NU Online, Jumat.
Berbagai bentuk penanganan hukum yang ada dinilai cenderung masih memihak kepada mereka yang berduit dan berkuasa. PC PMII Depok UI berharap, hukum akan berjalan lebih adil dan beradab di tahun 2014 ini.
Setelah sampai ke tempat tujuan, kader-kader PC PMII Depok membentangkan kain mori bertuliskan “Tahun 2014 #Keadilan” yang dimaksudkan sebagai pengharapan akan tahun 2014 untuk keadilan yang lebih baik dan lebih bersih.
Perjalanan juga sempat mengalami hambatan. Aksi jala kaki yang sedianya bertiga harus mencapai kantor Pengadilan Negeri Bandung berdua saja, karena salah seorang peserta, Fajar, mengalami cedera kaki dan tidak bisa melanjutkan perjalanan saat di wilayah Bandung Selatan.
“Perjalanan jauh ini bukan untuk sensasi melainkan suara hati terdalam sebagai rakyat pergerakan yang masih memiliki hati nurani,” tulis PC PMII Depok ini. (Mahbib)
Terpopuler
1
Pengumuman 50 Mahasantri Ma'had Aly Penerima Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35
2
Warga NU Bekasi Raya Padati Kajian Qanun Asasi KH Hasyim Asy'ari
3
Unusia Buka Beasiswa Cahaya Pintar untuk Program Sarjana dan Magister
4
Pernah Zina, Haruskah Jujur kepada Calon Suami?
5
Hasil Muktamar Ke-35 NU Segera Disosialisasikan ke PWNU dan PCNU
6
Ketua Umum PBNU Terima PP IPNU-IPPNU, Kongres November Diminta Respons Tantangan Era AI
Terkini
Lihat Semua