Tasikmalaya, NU Online
Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) telah melakukan kebohongan publik demi memuluskan acara Konferensi Islam dan Peradaban di Asia Plaza, Ahad (1/5) siang. Menurut informasi yang diterima Pimpinan Cabang Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa Kabupaten Tasikmalaya, pemberitahuan yang disampaikan mereka ke kepolisian dan pemilik hotel tempat acara, mereka akan menggelar peringatan Israā Miāraj.<>
āInformasi yang kita terima saat aksi kemarin (31/04) dari perwakilan hotel dan kepolisian, yang memberitahukan acara adalah oknum dari MUI Kota Tasikmalaya. Saat memberitahukan, katanya, tidak atas nama HTI, tapi MUI. Bahkan acara yang akan digelarnya pun bukan Konferensi Islam dan Peradaban, tapi Israā Miāraj. Ini jelas-jelas kebohongan besar mereka demi memuluskan agenda terselubung HTI,ā ungkap Yoga Arif Maulana, salah seorang koordinator aksi dari Pagar Nusa.
Untuk itu, lanjut Yoga, dalam aksi yang ketiga kalinya tersebut, Pagar Nusa membawa undangan resmi HTI. Dalam undangan tersebut, jelas terpampang acara kegiatan konferensi. āKonferensi tersebut se-Priangan Timur. Temanya, Indonesia Milik Allah, Saatnya Khilafah Menggantikan Demokrasi dan Sistem Ekonomi Liberal. Sangat jelas sekali, mana ada terulis acara Israā Miāraj?ā terangnya.
Bukti tersebut, kemudian diserahkan kepada Kapolres Kota Tasikmalaya KBP Noffan Widyayoko. Sebagai simbol pembubaan acara konferensi, beberapa anggota Pagar Nusa mencabut spanduk-spanduk acara tersebut yang dipampang di depan Asia Plaza.
Ditemui usai menyaksikan seluruh peserta konferensi keluar dari lokasi acara, Ketua Pagar Nusa Kabupaten Tasikmalaya, Moch. Anāan Nazily mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Kota Tasikmalaya. Menurutnya, Kapolres bertindak cepat terhadap tuntutan yang disampaikan lembaga yang dipimpinnya.
āTerima kasih banyak saya sampaikan kepada bapak kapolres. Dan alhamdulillah, pembubaran ini berjalan dengan tertib tanpa ada kekerasan. (Asep Sufian Syaāroni/Anam)
Gambar: Salah seorang anggota Pagar Nusa membacakan undangan Konferensi Islam dan Peradaban HTI kepada Kapolres Kota Tasikmalaya
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar: Muktamar Ke-35 Jadi Pelajaran NU untuk Berani Keluar dari Kebiasaan
2
Khutbah Jumat: Hati Merasa Jauh dari Allah, Apa yang Harus Dilakukan?
3
Hukum Mengambil Air Masjid untuk Kebutuhan Warga Saat Kekeringan, Bolehkah?
4
Khutbah Istisqa: Saat Kekeringan Melanda Saatnya Muhasabah dan Berbenah Diri
5
Khutbah Jumat: Musim Kemarau dan Anjuran Hemat Air dalam Islam
6
Membaca Ulang Fiqih Pajak: Agenda yang Tersisa dari Muktamar Ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua