Zawawi Imron: Gunakanlah Tanganmu untuk Merangkul, Tidak untuk Memukul
NU Online · Senin, 2 Februari 2015 | 12:02 WIB
Surabaya, NU Online
Gunakanlah tanganmu untuk merangkul, tidak untuk memukul. Itulah pesan inti film Pejuru 5 Santri (Kilau Cahaya di Tengah Belantara) yang disampaikan oleh KH D. Zawawi Imron saat acara nonton bareng film tersebut di Tunjungan Plaza Cinema 21 Surabaya, Ahad (1/2).<>
Keterpanggilan kiai dan penyair nasional KH D Zawawi Imron memerankan sosok Kiai Landung dalam film Penjuru 5 Santri karena sudah saatnya kalangan pesantren giat di dunia perfilman. Apalagi, katanya, pesan yang diangkat menyuarakan kebenaran.
Kiai Zawawi menceritakan, film ini dibuat berbarengan dengan sejumlah pesta demokrasi. "Ketika tensi politik tengah tinggi lantaran ada pilkada, pemilihan umum hingga pilpres, maka sudah saatnya kita antiklimaks dengan menghadirkan film yang menyejukkan," ungkapnya.
Pelajaran lain dari film yang disutradarai Wimbadi JP ini, ungkapnya, bahwa pesantren harus bisa terbuka menerima lapisan masyarakat kelas apapun untuk ditempa.
"Bisa orang gila yang awalnya dilempari masyarakat dengan batu, atau orang autis yang sulit belajar akhirnya dapat diterima dengan diajari melukis di pesantren, serta masyarakat lainnya," ungkapnya.
Bagi kiai yang digelari penyair celurit emas ini, setiap orang harus memiliki niat baik dengan menyesuaikan hati nuraninya. Kalau kita menjalani hidup dengan hati nurani, lanjutnya, maka yang akan kita dapatkan adalah kebaikan yang bermuara pada ketentraman dan keindahan.
Kiai Zawawi adalah termasuk dewan kiai di Pesantren Budaya Ilmu Giri, Imogiri, Bantul, DIY, tempat film dibuat. Dia menandaskan ketika dirinya ditawari untuk memerankan Kiai Landung, dia tak ubahnya seperti memerankan diri sendiri.
“Justru tidak terlalu sulit jika memerankan diri sendiri,” tuturnya. (Syaifullah Ibnu Nawawi/Fathoni)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
3
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
4
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
5
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
6
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
Terkini
Lihat Semua