Kudaireng Lombakan Pidato Bahasa Indonesia dan Jawa se-Jatim
NU Online · Jumat, 13 Februari 2015 | 12:15 WIB
Jombang, NU Online
Kumpulan Da’i Tebuireng (Kudaireng) mengadakan “Lomba Pidato Bahasa Indonesia-Jawa” se-Jawa Timur. Kegiatan yang berlangsung di halaman Pesantren Tebuireng Jombang tersebut diikuti 144 peserta dari berbagai pondok pesantren.
<>
Pada perlombaan Kamis (12/2) tersebut, panitia menerapkan tiga sistem penilaian yaitu keterampilan bahasa, isi, dan gaya penyampaian. Dalam durasi waktu lima menit, perserta harus bisa menyampaikan materi dengan lugas, padat, dan tepat sasaran kepada pendengar.
Menurut Ketua Umum Kudaireng Ahmad Azmi Ahsan Romadhoni (16), dengan perlombaan semacam itu diharapkan mendorong semangat dakwah pemuda-pemudi Islam.
“Dan lomba ini membuat semua santri yang ada di Jawa Timur bisa lebih percaya diri dalam berdakwah karena semua santri pastinya akan ditunjuk oleh masyarakat untuk berdakwah”, ungkap santri asal Garut, Jawa Barat, tersebut.
Umi Azizah (15), peserta dari Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang, mengatakan, bahwa motivasinya mengikuti lomba ini adalah mencari pengalaman di dunia dakwah.
Untuk lomba-lomba selanjutnya, ia mengusulkan supaya kategori juara lomba putra dan putri dijadikan terpisah. Ia berkaca pada juara lomba pidato tahun lalu yang didominasi pria. “Kalau kayak gitu bisa tidak seimbang, ya harusnya bedain aja!” pintanya.
Kudaireng didirikan pada tahun 2008 oleh Ust. Asep. Perkumpulan tersebut bertujuan mengatasi krisis kompetensi da’i di Indonesia. (anita-abror/abdullah alawi)
Terpopuler
1
LF PBNU Umumkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026
2
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
3
Ini Lafal Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah
4
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
5
LF PBNU Instruksikan Rukyatul Hilal Awal Muharram 1448 H Sore Ini
6
Lafal Niat Puasa Muharram, Tasua, dan Asyura
Terkini
Lihat Semua