Sajakku untuk Mbah Arwani
NU Online · Ahad, 19 Oktober 2014 | 08:23 WIB
Di sela ku terngiang wasiat darimu
Sepenggal sajak kurangkai kala itu
Untukmu syaikhi…<>
Kuungkap dari sekeping hati yang sepi
Yang sejak lalu ingin bersuara
Tentang duka, cinta, dan kecewa
Mulianya engkau pemegang sanad penjaga kitabullah
Dari kota qudsy kau syiarkan
Tegaskan santri pewaris ahlul qur’an
“nderes sing tartil, ngejaro lanyah jo ngejar cepet”
Begitu kau amanahkan..
Tapi bagaimana sekarang ?
dengan bangganya mereka lalaikan
dengan mudahnya mereka permainkan ayat-Nya
Tak peduli makharijul akhruf
Mereka lari disibukkan urusan fana
Terlena dalam buaian surga dunia
Yang suci ternodai akhlaqnya
Begitu kecewaku..
Ungkapku bukti rasa cintaku padamu
Ku nanti Do’a dan Restumu
Yang akan mengiringi langkahku
Rinduku padamu..
Rinduku pada kota qudsy
Almaghfurlah KH Arwani Amin adalah pendiri Pesantren Yanbu’ul Qur’an Kudus. Ila hadhrotin Nabiyyil Mushtofa wa khushushon ilas Syaikh Muhammad Arwani Amin al Kudsiy, Al-Fatihah..
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Beberapa Amalan yang Pahalanya Terus Mengalir Setelah Kematian
2
Khutbah Jumat: Hati Merasa Jauh dari Allah, Apa yang Harus Dilakukan?
3
Khutbah Istisqa: Saat Kekeringan Melanda Saatnya Muhasabah dan Berbenah Diri
4
KH Miftachul Akhyar: Muktamar Ke-35 Jadi Pelajaran NU untuk Berani Keluar dari Kebiasaan
5
Khutbah Jumat: Musim Kemarau dan Anjuran Hemat Air dalam Islam
6
Jadi Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Komitmen Tak Lupakan PWNU Jatim
Terkini
Lihat Semua