Al-Quran Terbesar Dunia Magnet Pesantren Nurul Iman
NU Online · Kamis, 26 Agustus 2010 | 03:22 WIB
Pondok Pesantren Al-`Asriyah Nurul Iman Kabupaten Bogor, Jawa Barat mempunyai "magnet" tersendiri yang menjadi daya pikat dan alasan orang untuk berkunjung.
Pengasuh Pesantren Al-`Asriyah Nurul Iman, Habib Saggaf bin Mahdi di Bogor, Rabu, mengatakan, keberadaan sejumlah Al-Qur`an dalam ukuran raksasa membuat pesantrennya kian dikenal masyarakat luas.<>
"Banyak masyarakat yang datang ke Nurul Iman dengan tujuan hanya melihat dari dekat Al-Qur`an berukuran besar yang kami koleksi," ujar Habib Saggaf.
Habib Saggaf bin Mahdi mengatakan, Pesantren Al-`Asriyah Nurul Iman memiliki empat buah Al-Qur`an dalam ukuran sangat besar.
Menurut Habib Saggaf koleksi Al-Qur`an tersebut berukuran 1,8 m x 2,60 m, 1,80 m x 2,40 m, 1,50 m x 2,40 m serta 2 m x 3,8 m.
Keempat buah Al-Qur`an dalam ukuran sangat besar yang dikoleksi Pesantren Al-`Asriyah Nurul Iman merupakan yang terbesar di dunia.
Habib Saggaf menambahkan, tiga buah Al-Quran dengan ukuran 1,8 m x 2,60 m, 1,80 m x 2,40 m dan 1,50 m x 2,40 m merupakan karya KH Abdul Kholik, seorang ulama besar asal Bangil, Jawa Timur.
"Tiga buah Al-Quran diberikan KH Abdul Kholik saat saya masih tinggal di Surabaya," ujar Habib Saggaf.
Dikatakannya, ketiga Al-Qur`an karya ulama asal Bangil Jawa Timur tersebut telah berusia satu abad.
Satu Al-Qur`an lainnya dengan ukuran terbesar yaitu 2 m x 3,8 m merupakan kiriman dari Moro, Philipina.
Uniknya, hingga kini Habib Saggaf bin Mahdi belum mengetahui identitas pengirim asal Moro tersebut.
"Pengiriman Al-Qur`an asal Moro tanpa identitas pengirimnya. Saya tidak tahu itu siapa yang kirim. Wallahu a`lam," demikian diutarakan Habib Saggaf bin Mahdi. (ant/mad)
Terpopuler
1
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
4
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
5
Muktamar Ilmu Pengetahuan IV Dorong Lahirnya Gagasan Strategis untuk Bangsa
6
Mulai 1 Juli 2026, Kemenhaj Alihkan Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus ke Terminal 2F
Terkini
Lihat Semua