Banser Konsisten Menjaga dan Menjamin Keutuhan Bangsa
NU Online · Senin, 2 Mei 2011 | 15:29 WIB
Barisan Ansor Serba Guna (Banser) konsisten menjaga dan menjamin keutuhan bangsa dari segala ancaman, hambatan, gangguan dan tantangan. Tentu saja tekad tersebut tidak dilakukan sendirian tetapi bersama-sama komponen bangsa lain sebagai wujud bela negara.
“Sebagai organisasi Islam tersebar dan terbesar, kami tidak rela kalau bangsa yang berdaulat diinjak-injak, apalagi dengan dalih Islamisasi,” terang Ketua Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor NU Kab Brebes K Agus Mudrik Khaelani al-Hafidz di sela Apel Banser memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-77 Ansor NU tingkat PAC Wanasari di lapangan Kecamatan Wanasari, Ahad (1/5).<>
Menurut Gus Mudrik, Banser sebagai tenaga inti GP Ansor menjadi kader penggerak, pengemban dan pengaman program ansor. Sehingga memiliki disiplin yang kuat, dedikasi yang tinggi, ketahanan mental yang tangguh dan penuh daya juang.
Termasuk, lanjutnya, bila diperlukan akan membantu aparat dalam melakukan sweeping anggota NII dengan harapan bisa sadar kembali kedalam pangkuan ibu pertiwi. “Mereka yang keliru langkah, harus kita beri petunjuk bukan untuk diperangi,” ungkap Gus Mudrik.
Ketua PAC Ansor NU Wanasari Ahmad Nur Taufiq menjelaskan, di gelarnya apel banser untuk meneguhkan kembali semangat juang. “ Ansor maju satu barisan, seribu rintangan patah semua,” ucap Taufiq dengan lantang.
Apel Banser diikuti ratusan peserta dari 22 satuan koordinasi kelompok. Terlihat dalam barisan undangan Camat Wanasari Drs Tefur Asyaiba, Danramil, Dansek dan jajaran pengurus NU Kecamatan Wanasari.
Dalam kesempatan tersebut, juga dilantik kepengurusan Ansor ranting desa Glonggong, Sisalam, Lengkong, Sidamulya, Klampok dan Pebatan untuk masa bakti 2011-2014 oleh Ketua PC GP Ansor K Agus Mudrik Khaelani al-Khafidz. (was)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
3
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
4
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
5
Jelang Muktamar Ke-35 NU, PBNU Bakal Cek Kesiapan Lokasi dan Istighotsah Terbatas di Jombang pada 20 Agustus 2026
6
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
Terkini
Lihat Semua