Hingga kini pemerintah belum menetapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2008/1429 H, termasuk tarif angkutan yang masih menunggu pengajuan dan kesepakatan dari maskapai penerbangan Garuda Indonesia.
"Belum final ongkos hajinya, demikian juga tarif angkutan yang diajukan oleh Garuda, semua kesiapannya akan dapat dipastikan pada dua hari mendatang," kata Menteri Agama Maftuh Basyuni usai melaporkan kesiapan pelaksanaan penyelenggaraan haji di Kantor Kepresidenan di Jakarta, Senin (21/7).<>
Setelah mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Maftuh mengatakan, angkutan haji akan dilayani oleh Garuda dan Saudi Arabian Airlines. Sementara Keputusan Presiden mengenai pelaksanaan haji akan menunggu laporan lengkap dari Departemen Agama.
"Saya tadi hanya melaporkan kesiapannya saja jadi belum ada keputusan," katanya.Rapat terbatas yang dipimpin Presiden SBY hadir pula antara lain, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Mendagri Mardiyanto, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, dan Menhub Jusman Syafii Djamal.
Sementara itu Direktur Garuda Emirsyah Satar mengatakan Garuda mempersiapkan diri untuk menerbangkan 107 ribu jamaah.
"Kita menyiapkan 14 pesawat dengan jenis boeing 747, boeing 767-200 dan boeing 767-300 serta airbus 330," katanya.
Namun ketika ditanya berapa besar kenaikan tarif Garuda karena naiknya harga minyak mentah di pasaran internasional, Emirsyah mengatakan hal itu belum diputuskan dan saat ini masih dalam pembahasan. (ant/sam)
Terpopuler
1
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
4
Muktamar Ilmu Pengetahuan IV Dorong Lahirnya Gagasan Strategis untuk Bangsa
5
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
6
Mulai 1 Juli 2026, Kemenhaj Alihkan Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus ke Terminal 2F
Terkini
Lihat Semua