Cagub Achmady Juga Mengaku Yakin Didukung Warga NU
NU Online · Sabtu, 26 April 2008 | 03:07 WIB
Kontestan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur bertambah satu lagi. Dia adalah Bupati Mojokerto, Ahmady, yang didukung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kubu Ketua Umum Dewan Syura KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Dalam pesta demokrasi lokal di Jatim yang digelar Juli nanti, ia menggandeng Suhartono sebagai wakilnya.
Seperti halnya beberapa cagub dan cawagub lainnya, Ahmady juga mengaku yakin bakal didukung masyarakat Jatim yang sebagian besar adalah kalangan Nahdliyin (sebutan untuk warga Nahdlatul Ulama-NU).<>
Achmady pun mengaku sebagai kader NU. Menurutnya, warga Nahdliyin di Jatim akan memilih calon yang benar-benar mumpuni dan layak untuk dipilih. "Kader NU banyak yang maju. Tapi, paling tidak, mereka (masyarakat) pandai menilai kader NU yang akan menjadi cagub atau cawagub," katanya di Surabaya, Jumat (25/4) kemarin
Achmady berharap masyarakat Jatim ke depan tetap akan menjatuhkan pilihannya pada kader NU. "Saya berharap masyarakat pilih kader NU yang jadi cagub. Kita lihat saja nanti," tandasnya.
Di tempat terpisah, Suhartono mengatakan hal senada. Dirinya juga tidak takut bersaing dengan calon yang lain. Ia menegaskan, tidak ada kata terlambat. Kasdam V Brawijaya periode 2002-2006 ini mengungkapkan banyak hal yang akan dilakukannya untuk memenangkan pertarungan.
"Banyak yang akan saya lakukan. Sinkronkan (selaraskan) struktur dari atas sampai bawah. Tidak takut dengan calon lain yang sudah dulu," tuturnya.
Ketua DPW Jatim kubu Gus Dur, Hasan Aminuddin yakin duet keduanya bisa diterima warga Nahdliyin. Suhartono, katanya, juga bukan orang baru di kalangan NU.
"(Suhartono) ini mantan Kasdam, tapi kulturnya Nahdliyin. Amaliahnya NU karena berasal dari Kertosono. Ini putra daerah asli," ujar Hasan. (dtc/sbh/rif)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
Terkini
Lihat Semua