Yogyakarta masih menjadi ladang bisnis favorit bagi para pengusaha bank, termasuk bisnis bank syariah. Buktinya, CIMB Niaga Syariah pun tertarik membuka kantor cabang (KC) di kota ini. Rabu (24/2) KC tersebut resmi dibuka.
Menurut U.Saefudin Noer, Senior Vice President CIMB Niaga Syariah, Yogyakarta memiliki sejarah relijius yang kuat. Ini menjadi alasan mengapa Yogyakarta menjadi ladang bisnis yang baik untuk bisnis berbasis religius. Disamping itu, pertumbuhan ekonomi Yogyakarta yang terus merangkak naik membuat iklim bisnis semakin kondusif.<>
"Kota ini menjadi tujuan pendidikan, tourism, dan sektor perdagangan semakin tumbuh, " ujar Saefudin. Perdagangan barang-barang kerajinan dan industri kreatif menurut Saefudin Noer sangat cocok untuk memakai pembiayaan syariah.
Pertumbuhan bisnis ekonomi syariah tumbuh rata-rata 50 persen menjadi prospek yang baik untuk perkembangan bisnis tersebut. Namun, persaingan tak dapat dihindarkan, mengingat bertambahnya pelaku bisnis ekonomi syariah. CIMB Niaga pun menawarkan berbagai kemudahan bagi nasabah untuk menyikapinya. Melalui jaringan 555 office channeling (OC) akan memudahkan akses masyarakat baik dalam transaksi maupun informasi. Demikian sepeti dilansir Republika Online.
Saefudin juga meyakini, CIMB Niaga memiliki pengalaman yang baik dalam pelayanan. Ini masih didukung dengan teknologi informasi canggih untuk memudahkan operasional transaksi dan layanan phone banking. Meski masih memiliki 11 KC, CIMB Niaga memiliki jaringan luas ATM yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Dengan layanan ini, CIMB Niaga Syariah siap melayani kebutuhan masyarakat Yogyakarta. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
3
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
4
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
5
Kiai-Kiai Sepuh Harap Muktamar Ke-35 NU Berjalan Baik, Jujur, Adil, dan Berakhlakul Karimah
6
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
Terkini
Lihat Semua