Dihadiri Pendiri, PB PMII Gelar Doa Bersama untuk Kandidat
NU Online · Kamis, 3 Maret 2011 | 02:28 WIB
Persis enam hari menjelang pembukaan Kongres ke XVII PMII, panitia menggelar acara doa bersama untuk para kandidat. Beberapa nama kandidat ketua umum organisasi kemahasiswaan berbasi NU ini diundang untuk duduk bersama dalam suasana spiritual. Doa bersama yang digelar di aula Mahbub Djunaedi kantor PB PMII di Jl Salemba Tengah 57, Rabu (2/2) malam berlangsung hikmat dan penuh kesahajaan.
“Doa bersama ini niat utamanya sebenarnya masih dalam rangka Maulid Nabi. Tapi sehubungan dengan Kongres kita niatkan juga untuk para kandidat agar siapapun yang terpilih nanti membawa berkah organisasi dan manfaat untuk bangsa ini,” kata Sekretaris Organizing Committee Kongres, Juwanda Ibnu Jufri.<>
Dalam acara doa bersama nampak hadir salah satu tokoh pendiri PMII KH Nuril Huda dan Ketua Majelis Pembina Nasional PMII Muhyiddin Arubusman. Beberapa nama kandidat yang disebut-sebut bakal mewarnai Kongres juga nampak hadir dengan mengenakan almamater biru kebanggan PMII. Mereka antara lain Afifuddin (Ciputat), M. Khusen Yusuf (Malang), Adien Jauharuddin (Jakarta Selatan), dan Zaini Sofari (Bandung).
Beberapa nama lain yang juga menyatakan diri maju sebagai calon Ketua Umum PB PMII periode 2011-2013 seperti Muhammad Dwi Andika (Jakarta Barat), Willy Kurniawan (Jakarta Pusat), Dwi Nugroho (Depok), Kaisar Abu Hanifah (Yogyakarta), Ihsanuddin (Yogyakarta), dan Munir Anam (Yogyakarta) juga nampak hadir. Pada Kongres pekan depan, nama-nama ini akan memperebutkan dukungan 213 Pengurus Cabang dan Pengurus Koordinator Cabang PMII se-Indonesia.
Sementara Muhyiddin Arubusman dalam sambutannya meminta agar semua kandidat tetap mengedepankan cara-cara yang elegan, sportif, dan menjaga marwah organisasi. PMII ditegaskannya, adalah organisasi kader. PMII bukan organisasi politik atau organisasi sayap politik dari partai manapun. “Tanggungjawab PMII itu cuma satu, membumikan Islam ahlussunnah waljamaah,” tuturnya. (did)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Seni Berlapang Dada di Tengah Ujian Kehidupan dari Imam al-Qusyairi
2
Khutbah Jumat: Menata Hati di Tengah Zaman Penuh Fitnah
3
Khutbah Jumat: Keutamaan Melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh
4
Tiga Peserta Meninggal, Amnesty Minta Latsarmil Pengelola Kopdes Dihentikan
5
Harga Barang Naik, Rakyat Menjerit: Di Mana Letak Tawakal dan Kritik Kebijakan?
6
Khutbah Jumat: Mengambil Teladan Abdurrahman bin Auf dalam Membangun Bisnis yang Berkah
Terkini
Lihat Semua